Sabtu, 7 Maret 2026

Kabar Dunia

Ternyata Ini Kelompok Israel yang Suka Cegat Bantuan Warga Palestina, Kini Disanksi Amerika

Kelompok ini, yang dikenal sebagai Tzav 9, dituding oleh pemerintahan Presiden Joe Biden sebagai biang keladi di balik pembakaran dan penjarahan truk-

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Ternyata Ini Kelompok Israel yang Suka Cegat Bantuan Warga Palestina, Kini Disanksi Amerika
[File: Dylan Martinez/Reuters]
Kelompok Israel menghalangi truk pengangkut bantuan untuk warga Palestina. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Amerika Serikat memberikan sanksi keras kepada sebuah kelompok ekstremis Israel, yang diduga menjadi dalang penghalangan dan perusakan konvoi bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina.

Kelompok ini, yang dikenal sebagai Tzav 9, dituding oleh pemerintahan Presiden Joe Biden sebagai biang keladi di balik pembakaran dan penjarahan truk-truk bantuan yang sangat dibutuhkan di Gaza.

Kelompok Tzav 9 dituding bertanggung jawab atas keterlambatan pengiriman bantuan yang mengakibatkan meluasnya kelaparan di Palestina.

Menurut Departemen Luar Negeri AS, bantuan kemanusiaan sangat penting untuk mencegah krisis kemanusiaan di Gaza.

Baca juga: 5 Tanggapan Kaesang tentang Wacana Duet Bersama Anies di Pilkada Jakarta, Akui Tak Perlu Izin Jokowi

Karena itu, pemerintah Israel memiliki tanggung jawab untuk memastikan keselamatan dan keamanan konvoi kemanusiaan yang melintasi wilayah mereka.

Sanksi tersebut diumumkan sehari setelah Komisaris Polisi Israel Kobi Shabtai mengungkapkan bahwa Menteri Keamanan Nasional sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, mendorong agar penegak hukum tidak melindungi konvoi bantuan ke Gaza.

Selama berbulan-bulan, warga Israel sayap kanan telah memblokir jalan dan mengadakan protes untuk mencegah pengiriman bantuan mencapai Gaza, yang berada di bawah blokade ketat Israel.

Tindakan ini semakin memperburuk aliran bantuan yang sangat dibutuhkan ke wilayah tersebut.

Dalam beberapa minggu terakhir, para pengunjuk rasa meningkatkan serangan terhadap konvoi, terutama saat melewati Tepi Barat yang diduduki.

Bulan lalu, dua truk bantuan dibakar di daerah Hebron Hills, serangan yang oleh Departemen Luar Negeri AS disalahkan pada Tzav 9.

Sanksi ini memblokir aset kelompok tersebut di AS dan melarang sebagian besar warga negara Amerika untuk melakukan transaksi dengan mereka.

Langkah ini diambil berdasarkan perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh Biden, yang menetapkan kerangka hukum untuk hukuman AS terhadap individu dan entitas yang “merusak perdamaian, keamanan, dan stabilitas” di Tepi Barat yang diduduki.

Baca juga: 2.824 Mahasiswa Baru Masuk Universitas Negeri Gorontalo Jalur Tes Tertulis SNBT

Democracy for the Arab World Now (DAWN), sebuah organisasi advokasi yang merekomendasikan pemberian sanksi terhadap Tzav 9, menyambut baik langkah-langkah tersebut.

DAWN mendesak Biden menargetkan entitas dan individu yang mendukung kelompok tersebut.

Michael Schaeffer Omer-Man, direktur penelitian untuk Israel-Palestina di DAWN, menyatakan bahwa pengungkapan baru-baru ini bahwa Menteri Israel Itamar Ben-Gvir memerintahkan polisi untuk mundur dan membiarkan Tzav 9 memblokir konvoi bantuan kemanusiaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved