Rabu, 4 Maret 2026

Idul Adha

Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Gorontalo Sebut Jumlah Sapi Kurban Melebihi Kebutuhan

Dinas peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Gorontalo menyebut, stok sapi mampu penuhi kebutuhan permintaan jelang hari raya Idul Adha

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Gorontalo Sebut Jumlah Sapi Kurban Melebihi Kebutuhan
TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU
Pasar Hewan di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (14/6/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Dinas peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Gorontalo menyebut, stok sapi mampu penuhi kebutuhan permintaan jelang hari raya Idul Adha 2024.

"Pasar terbesar di Gorontalo ini, ya Kabupaten Gorontalo, jadi kalau untuk memenuhi kebutuhan lokal saya pikir cukup," ujar Zulkifli Kau, Kabid Pembibitan dan Produktivitas Ternak, Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Gorontalo, Jumat (14/6/2024).

Zulkifli belum bisa membeberkan berapa kebutuhan hewan kurban yang nanti akan dilakukan pemotongan. 

Biasanya kata dia, data tersebut akan masuk dari desa-desa, pasca pemotongan hewan kurban. 

Kabid Pembibitan dan Produktivitas Ternak, Zulkifli Kau 8888
Kabid Pembibitan dan Produktivitas Ternak, Zulkifli Kau

Dia mengklaim bahwa jumlah ternak sapi untuk kurban di Kabupaten Gorontalo, mampu memenuhi permintaan lokal. 

"Sebagai contoh saat ini di pasar hewan itu, yang ramai hanya penjual saja, mungkin karena masalah ekonomi," tukasnya.

Pihaknya telah melakukan rekapitulasi pendataan jumlah kelompok peternak.

"Kita ini kalau angka pasti dari peternak sapi, kita belum ada datanya. Tapi kalau kelompok penerima bantuan, kita ada sekitar 7.000," terang Zul.

Sebelumnya di tahun 2023, jumlah hewan yang dikurbankan di Kabupaten Gorontalo tercatat sebanyak 1.000 ekor.

Angka itu kata Zul, masih sangat jauh dari angka kelompok peternak penerima bantuan, belum lagi dengan peternak yang tidak terdata.

Dinas Peternakan Kabupaten Gorontalo mengirim sebanyak 750 ekor sapi ke Kalimantan, menggunakan tol laut.

Pihaknya bersama dinas kesehatan Kabupaten Gorontalo, tengah melakukan pemeriksaan kesehatan ternak di Desa Reksonegoro, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

"Sudah tiga minggu belakangan kita melakukan pemeriksaan di sejumlah peternak dan pasar hewan," ujarnya.

Zul pun mengungkapkan, belum ada temuan yang mengindikasikan adanya ternak yang berpenyakit, terutama penyakit antraks.

Pemeriksaan dilakukan secara gratis di sejumlah lokasi, atau berdasarkan permintaan peternak.

"Pastinya gratis, kalau ada yang minta dilakukan pemeriksaan, minimal dikumpul sapinya sampai lima ekor, biar diperiksa sekalian," tutupnya. 

Tahun 2024 ini pihaknya tak menerima alokasi bantuan dari pemerintah provinsi untuk hewan kurban. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved