Kabar dari Pohuwato
Kreativitas Warga Binaan Lapas Pohuwato Memukau Kepala Bank Indonesia
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses pembuatan kerajinan tangan bernilai tinggi oleh para warga binaan.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-napi-Lapas-Pohuwato-sedang-membuat-kerajinana-tangan-Kamis-1362024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato - Bengkel LPK Kayna Lapato di Lapas Kelas IIB Pohuwato kedatangan tamu istimewa, yaitu Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo Taufik Hidayat, beserta Konsultan Bank Indonesia Ujang Supriadi, pada hari Kamis (13/06/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses pembuatan kerajinan tangan bernilai tinggi oleh para warga binaan.
Taufik Hidayat dan rombongan disambut hangat oleh PLH Kalapas Pohuwato, Ecep Sadria, dan Pembina UMKM Kayna Lapato, Fery Utiarahman.
Mereka langsung diajak meninjau hasil karya seni lukis menggunakan sabuk kelapa yang dikerjakan dengan telaten oleh 20 warga binaan.
Tak hanya itu, mereka juga melihat berbagai kerajinan tangan lain seperti miniatur kapal, kotak tisu, tas, dan gelang yang terbuat dari bahan-bahan daur ulang.
Fery Utiarahman menjelaskan bahwa lukisan karya warga binaan Lapas Pohuwato ini memiliki nilai jual yang tinggi, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Pembelinya pun tak hanya dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri seperti Malaysia.
"Karya seni mereka itu tidak ternilai harganya. Biasanya lukisan mereka dibeli oleh pejabat dan pembeli lain dengan harga lima sampai sepuluh juta rupiah. Hal inilah yang menarik perhatian Kepala BI untuk datang dan melihat langsung proses pembuatannya," ungkap Fery.
Sementara itu, Ecep Sadria menyambut baik kunjungan dan pelatihan yang diberikan oleh Bank Indonesia kepada para warga binaan.
Ia berharap setelah pelatihan ini, para warga binaan dapat meningkatkan talenta mereka dan membuka usaha sendiri setelah bebas nanti.
"Dengan pelatihan ini, semoga warga binaan Lapas Pohuwato semakin termotivasi untuk menjadi pengusaha sukses di masa depan," harap Ecep.
Pada kesempatan ini, Taufik Hidayat tak hanya melihat hasil karya seni para warga binaan, tetapi juga membuka pelatihan pembinaan dan kemandirian serta penguatan enterpreneur bagi 20 penghuni lapas.
Diharapkan pelatihan ini dapat membekali mereka dengan ilmu dan keterampilan yang bermanfaat untuk memulai usaha setelah bebas nanti. (*)
| Sampah Menumpuk Berminggu-minggu di Ibukota Pohuwato Gorontalo, Akhirnya Diangkat |
|
|---|
| Jalan Rusak 12 Meter di Duhiadaa, Pengendara Terancam, Warga Terganggu Debu |
|
|---|
| Novi Talamati, Jualan Es Jeruk Peras untuk Wujudkan Mimpi Usaha Nasi Goreng |
|
|---|
| 123 UMKM Pohuwato Bernapas Lega! Bantuan Modal Jutaan Rupiah Cair dari Pemkab |
|
|---|
| Pohuwato Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Adha, Warga Senang Harga Terjangkau |
|
|---|