Human Interest Story
Cerita Fadjrin Kuengo, Pengelola Objek Wisata Villa Desaku Kabupaten Gorontalo
Cerita Fadjrin Kuengo (28) pengelola wisata Villa Desaku, Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Cerita-Fadjrin-Kuengo-77888.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Cerita Fadjrin Kuengo (28) pengelola objek wisata Villa Desaku, Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Fadjrin merupakan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG) angkatan 2015.
"Saya lulus sekitar tahun 2021," ungkap Fadjrin kepada TribunGorontalo.com, Minggu (9/6/2024).
Saat ini ia bekerja sebagai pengelola wisata Villa Desaku.
Sebelumnya kata Fadjrin, pekerjaan itu ia lakoni setelah mendapat kepercayaan dari owner pemilik wisata.
"Saat pertama kali wisata ini ada, saya hanya sering-sering ke sini," ungkapnya.
Ia menuturkan, meski tak berlatar belakang lulusan manajemen atau ekonomi, sang owner tetap memberi kepercayaan pengelolaan wisata kepadanya.
"Kemarin saya sempat lamar di dinas-dinas, tapi belum rezeki," ungkapnya.
Jelang dua tahun ia bekerja sebagai pengelola, pendapatan yang ia terima terbilang cukup, bahkan menurutnya di atas upah minimum provinsi (UMP).
Dari penghasilannya, Fadjrin menabung hingga akhirnya bisa mempersunting pujaan hatinya.
"Syukur, sudah jalan tiga bulan saya berumah tangga," tukasnya tersenyum.
Setahun setelah ayahnya meninggal, saat ini Fadjrin menuturkan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk orang tuanya.
Awalnya saat menjadi pengelola wisata, Fadjrin secara khusus menyiapkan lapak untuk ibunya.
Banyaknya pekerjaan rumah, ibunya lebih memilih bekerja di rumah, mengurus hewan-hewan ternak peninggalan bapaknya.
Anak kelima dari enam bersaudara ini tak hanya bekerja sebagai pengolaa wisata saja, bahwa ia secara sampingan bekerja sebagai distributor dari suatu merek barang.
"Saat ini juga sudah puluhan member yang bekerja dengan saya," tutupnya. (*)
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|