Sains dan Teknologi

Heboh Spesies Dinosaurus Baru Ditemukan Ilmuwan di Lokasi Ini

Informasi yang dikutip dari knowridge.com, Jumat (7/6/2024) menjelaskan, fosil Dinosaurus baru ditemukan di tepi Danau Kariba di Zimbabwe.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Heboh Spesies Dinosaurus Baru Ditemukan Ilmuwan di Lokasi Ini
Kredit: Atashni Moopen.
Rekonstruksi artistik Musankwa sanyatiensis, berjalan di perairan dangkal Trias melewati metoposaurus. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Baru-baru ini sekelompok ilmuwan menemukan fosil Dinosaurus. Hal yang mencengangkan adalah, ini merupakan spesies Dinosaurus baru. 

Informasi yang dikutip dari knowridge.com, Jumat (7/6/2024) menjelaskan, fosil Dinosaurus baru ditemukan di tepi Danau Kariba di Zimbabwe.

Dinamai Musankwa sanyatiensis, temuan luar biasa ini hanyalah spesies dinosaurus keempat yang pernah dinamai dari Zimbabwe.

Tim ilmuwan internasional dari University of the Witwatersrand (Wits) di Afrika Selatan, Museum Sejarah Alam Zimbabwe, Universitas Stony Brook di New York, dan Museum Sejarah Alam di London melakukan penelitian ini.

Penelitian yang merinci penemuan penting ini diterbitkan dalam jurnal Acta Palaeontologica Polonica dan dipimpin oleh Prof Paul Barrett dari Museum Sejarah Alam di London.

Musankwa sanyatiensis sangat penting karena merupakan dinosaurus pertama yang dinamai dari Basin Zambezi Tengah di Zimbabwe utara dalam lebih dari 50 tahun.

Dinosaurus ini diwakili oleh sisa-sisa kaki belakang tunggal, termasuk tulang paha, tulang kering, dan pergelangan kakinya.

Batuan yang mengandung spesimen ini berasal dari periode Trias Akhir, sekitar 210 juta tahun lalu.

“Meskipun bahan fosil terbatas, tulang-tulang ini memiliki ciri-ciri unik yang membedakan mereka dari dinosaurus lain yang hidup pada waktu yang sama,” kata Dr. Kimberley “Kimi” Chapelle, asisten profesor di Universitas Stony Brook.

Nama Musankwa sanyatiensis diambil dari nama houseboat "Musankwa", yang berfungsi sebagai rumah dan laboratorium keliling tim peneliti selama ekspedisi mereka ke Danau Kariba pada tahun 2017 dan 2018.

"Musankwa" berarti "anak laki-laki yang hampir menikah" dalam dialek Tonga.

Analisis evolusi mengungkapkan bahwa Musankwa sanyatiensis adalah anggota Sauropodomorpha, sekelompok dinosaurus bipedal berleher panjang yang tersebar luas selama Trias Akhir.

Dinosaurus ini tampaknya terkait erat dengan dinosaurus sezaman yang ditemukan di Afrika Selatan dan Argentina.

Dengan berat sekitar 390 kg, Musankwa sanyatiensis adalah pemakan tumbuhan dan salah satu dinosaurus terbesar pada masanya.

Afrika memiliki sejarah panjang penemuan dinosaurus, dengan dinosaurus pertama di belahan selatan ditemukan di Afrika Selatan hanya tiga tahun setelah istilah "dinosaurus" diciptakan pada tahun 1842.

Namun, sebagian besar fosil dinosaurus yang diketahui hanya ditemukan di beberapa negara, terutama di belahan bumi utara.

Hal ini menyebabkan representasi terbatas dari keanekaragaman dinosaurus Afrika dalam catatan fosil global.

“Alasan utama kurangnya representasi fosil dinosaurus Afrika adalah 'undersampling. Ada lebih sedikit orang yang mencari dan menggali dinosaurus dibandingkan dengan daerah lain di dunia,” kata Barrett.

Meskipun penemuan lebih sedikit, banyak fosil Afrika secara historis dan ilmiah penting.

Ini termasuk beberapa dinosaurus tertua, seperti Nyasasaurus parringtoni dari Tanzania dan Mbiresaurus raathi dari Zimbabwe.

Sedimen Trias Akhir-Jursik Awal Zimbabwe sangat penting untuk memahami kepunahan Trias Akhir, peristiwa bencana yang secara dramatis membentuk kembali keanekaragaman hayati Bumi sekitar 200 juta tahun lalu.

Spesies dinosaurus baru ini menyoroti potensi daerah yang belum digali untuk penemuan paleontologi lebih lanjut.

"Selama enam tahun terakhir, banyak situs fosil baru telah tercatat di Zimbabwe, menghasilkan beragam hewan prasejarah," Barrett menjelaskan.

Dengan semakin banyaknya situs fosil yang dieksplorasi dan digali, ada harapan untuk menemukan lebih banyak temuan penting yang akan menjelaskan evolusi awal dinosaurus dan ekosistem tempat mereka tinggal.

“Berdasarkan posisinya di pohon keluarga dinosaurus, Musankwa sanyatiensis adalah dinosaurus pertama dari jenisnya dari Zimbabwe.Ini menyoroti potensi wilayah tersebut untuk penemuan paleontologi lebih lanjut,” kata Dr. Kimi Chapelle. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved