Jumat, 6 Maret 2026

Pemkot Gorontalo

Plh Wali Kota Gorontalo Ismail Madjid Sebut Prakerja Butuh Kerjasama Perguruan Tinggi

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid sebut butuh kerja sama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan peminat prakerja di Goront

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Plh Wali Kota Gorontalo Ismail Madjid Sebut Prakerja Butuh Kerjasama Perguruan Tinggi
TRIBUNGORONTALO/FERNANDESSIALLAGAN
Suasana Temu Alumni Prakerja Gorontalo Rabu (5/6/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid sebut butuh kerja sama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan peminat prakerja di Gorontalo.

Prakerja sendiri merupakan program yang di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Di mana program ini didesain untuk memberikan bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.

Selain itu dapat juga digunakan bagi warga yang ingin meningkatkan keterampilannya di dunia kerja.

Program ini terbuka kepada semua masyarakat dengan status tidak sedang kuliah dan maksimal dua NIK di dalam satu Kartu Keluarga.

Kendati begitu, Gorontalo menjadi daerah dengan tingkat pendaftar yang rendah.

Menurut Ismail program ini dapat diimplementasikan kepada mahasiswa khususnya bidang vokasi seperti teknik kriya.

"Artinya kita butuh kerja sama perguruan tinggi, terutama UNG yang ada jurusan teknik kriya," kata Ismail, Rabu (5/6/2024).

"Mereka itu setelah lulus kebanyakan tidak tau ke mana, dengan kesempatan ini kita arahkan," lanjutnya

Penyampaian itu disampaikan Ismail saat memberikan sambutan dalam acara temu alumni Prakerja Gorontalo.

Penjabat Gubernur Gorontalo, Mohammad Rudy Salahuddin turut menghadiri kegiatan tersebut.

Para alumni berasal dari Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Pohuwato, dan Kota Gorontalo sebagai alumni terbanyak.

"Manfaatkan jaringan yang telah kalian bangun selama mengikuti program ini," tambahnya.

Memang alumni yang hadir mencapai seratus orang dengan program pelatihan yang berbeda-beda. Ada pelatihan make up, komputer, sampai Search Engine Optimization (SEO).

Jaringan antar alumni dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan skill dan UMKM milik para peserta.

"Jadilah agen perubahan di lingkungan kalian dengan keterampilan yang kalian peroleh," tandasnya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved