Jumat, 6 Maret 2026

Berita Kota Gorontalo

Pedagang Minta Pemerintah Segera Revitalisasi Pasar Dungingi Gorontalo Setelah Kebakaran

Pedagang Pasar Dungingi Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo berharap pemerintah segera merevitalisasi pasar tersebut

Tayang:
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Pedagang Minta Pemerintah Segera Revitalisasi Pasar Dungingi Gorontalo Setelah Kebakaran
TRIBUNGORONTALO/FERNANDESSIALLAGAN
Darson Mustapa (51) pedagang Pasar Dungingi, Selasa (4/6/2024). 

Laporan Wartawan TribunGorontalo.com, Fernandes Siallagan

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pedagang Pasar Dungingi Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo berharap pemerintah segera merevitalisasi pasar tersebut

Ada pedagang masih bertahan di Pasar Dungingi pasca kebakaran 2021.

Amatan tribungorontalo.com, pasar hampir kosong menyisakan tiga penjual.

Toko-toko bekas kebakaran pun sudah tidak terurus. Lokasi ini sudah penuh sampah.

Bahkan sampah di tempat pembuangan sudah tidak diangkut lagi. Rumput sudah dibiarkan di areal pasar tersebut

Darson Mustapa (51) pedagang pasar mengatakan pungunjung Pasar Dungingi hanya langganan yang jumlahnya tidak seberapa.

"Sudah begini di sini. Tidak ada perubahan sejak kebakaran, mangkanya tidak ada penjual lagi," kata Darson kepada TribunGorontalo.com, Kamis (4/6/2024).

Dia berharap pemerintah segera merevitalisasi Padar Dungingi tersebut.

"Kami hanya berharap ini direnovasi dan dikembalikan seperti semula termasuk pedagang yang di luar," lanjutnya 

Memang matinya ekonomi di pasar tersebut dikarenakan kebanyakan pedagang memilih untuk berjualan di jalan untuk menjemput bola.

Inilah alasan pengunjung enggan masuk ke dalam Pasar Dungingi yang letaknya di Jl Beringin, Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo itu.

Rustam Harum (50), mengungkapkan harapan agar Pasar Dungingi segera direnovasi dan beroperasi lagi.

"Karena kami, waktu pergantian wali kota, tetap dia mau kasih masuk (pedagang di jalan)" harap Rustam.

"Tidak selamanya mereka bisa berjualan di luar," tambahnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Gorontalo, Faniear mengakui pasar tersebut telah tiga kali terbakar.

Terakhir terjadi pada Selasa, 25 Mei 2024. Sampai saat ini tak kunjung direnovasi kembali.

Faniear mengungkapkan  pihaknya memang merencanakan untuk merenovasi tetapi keuangan daerah belum mencukupi kebutuhan renovasi.

"Rehab pasar itu besar itu dia punya biaya, karena luas. 14 kios itu yang terbakar," jelas Faniear.

Faniear  mengungkapkan alasan belum direnovasinya karena kebanyakan penjual kebanyakan sudah berjualan di luar.

Padahal ini merupakan masalah yang harus diselesaikan pihaknya sebab walau tersisa tiga pedagang, mereka masih aktif bayar retribusi setiap minggu. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved