Kamis, 12 Maret 2026

Pemkot Gorontalo

Wali Kota Gorontalo Marten Taha Hadiri Pelantikan 50 Anggota Pengawas Kelurahan

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha hadiri pelantikan 50 Anggota Pengawas kelurahan se-Kota Gorontalo, Sabtu (1/6/2024).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Wali Kota Gorontalo Marten Taha Hadiri Pelantikan 50 Anggota Pengawas Kelurahan
TRIBUNGORONTALO/FERNANDESSIALLAGAN
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha Foto bersama dalam pelantikan panwas tingkat kelurahan se-Kota Gorontalo, Sabtu (1/6/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Wali Kota Gorontalo, Marten Taha hadiri pelantikan 50 Anggota Pengawas kelurahan se-Kota Gorontalo, Sabtu (1/6/2024).

Marten mengatakan peran panitia pengawas tingkat kelurahan sangat penting.

Panwas tingkat kelurahan akan berhadapan langsung dengan masyarakat, kkps, ppk, dan stake holder lainnya.

Menurut Marten, hadirnya panwas dalam pemilihan untuk menghindari adanya kecurangan selama pemungutan suara berlangsung.

"Berarti ada pelanggaran, penyimpangan, kecurangan yang haris diawasi. Kalau dia sudah luber, berarti dia sudah tidak perlu pengawas" terang Marten, dalam sambutannya, Sabtu (1/5/2024.

Luber sendiri adalah singkatan dari langsung, umum, bebas, dan rahasia. Ini merupakan prinsip utama dalam pemilu.

Nantinya, jumlah pemilih akan mencapai 146 ribu orang di Kota Gorontalo. Jumlah ini akan terus diperbaharui sampai Pilkada di 28 November 2024.

Marten berharap pada panwas jeli dalam melihat kondisi dalam pemilhan nanti.

Katanya, pemilu 2024 penuh dengan intrik, iming-iming, sampai praktik money politik (politik uang) yang sulit terdeteksi.

"Praktik dan iming-iming yang dilakukan para peserta dilarang dalam pelaksanaan pemilihan umum. Kita tau persis itu masih terjadi di tengah-tengah masyarakat," tambahnya.

Marten meminta masyarakat diberikan edukasi dan sosialisasi agar tidak terjebak dalam praktik negatif.

Marten mengungkapkan hal serupa juga harus dilakukan pada panwas.

Kendati begitu, seleksi untuk menjadi panwas cukup ketat sampai tahap diterima hanya lima puluh orang.

Kemudian dana untuk KPU dan Bawaslu Kota Gorontalo telah diberikan 40 persen dana dari alokasi anggaran 2023. 60 persen kemudian diserahkan dalam alokasi anggaran 2024.

Marten mengaku, Pemerintah Kota Gorontalo tidak mengalami kesulitan dalam pemberian dana dalam Pilkada 2024 ini.

"Kita baca di media-media banyak daerah yang kesulitan atau tidak mampu mengalokasikan. Kami sejak tahun 2023 sudah ditransfer ke penyelenggara," tandasnya.(*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved