Minggu, 22 Maret 2026

Pemkot Gorontalo

Wali Kota Marten Taha Ungkap Penyebab Kebutuhan Pangan Terpenuhi di Kota Gorontalo

Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo bukanlan daerah pertanian sehingga semua kebutuhan pangan berasal dari luar daerah.

Tayang:
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Wali Kota Marten Taha Ungkap Penyebab Kebutuhan Pangan Terpenuhi di Kota Gorontalo
Humas Pemkot Gorontalo
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo bukanlan daerah pertanian sehingga semua kebutuhan pangan berasal dari luar daerah.

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengungkapkan Kota Gorontalo tidak pernah kekurangan pasokan pangan.

Penyebabnya arena pihaknya telah melakukan kerja sama dengan daerah penghasil di komoditas pertanian. S

Hal itu diungkapkan langsung oleh Marten dalam paparannya saat high level meeting dan capacity building TPID dan TP2DD Se Provinsi Gorontalo serta Benchmarking klaster pertanian di Kota semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa 29  Mei 2024. 

"Beras kita (Kota Gorontalo) setiap tahun hanya bisa produksi kurang lebih tujuh ribu sampai delapan ribu ton, sedangkan kebutuhan 14 ribu ton," jelas Marten.

Contohnya, Kabupaten Pohuwato penghasil cabai di Provinsi Gorontalo, dan Kabupaten Boealemo penghasil beras yang diajak kerjasama oleh Marten.

Walau begitu, Marten mengungkapkan pihaknya tetap merasa kesulitan untuk mengendalikan harga bahan pokok tersebut.

Hal itu diakibatkan sulitnya akomodasi, misalnya minyak goreng yang berasal dari daerah terpencil.

Marten akan mengupayakan pedoman 4K yakni Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan Harga, Komunikasi Efektif, sampai Kolaborasi Intensif dengan stake holder.

"Beruntung hari ini muali panen beras di Kabupaten Gorontalo dan Boalemo. Sehingga harga beras mulai turun," tambahnya.

Marten menerangkan kalau upaya ini harus terus dilakukan termasuk berinovasi atas keterbatasan lahan pertanian di Kota Gorontalo.

Seperti program Matahari (Mari Tanami Halaman dengan Rica) yang telah dilakukan untuk menangani inflasi dikarenakan kebutuhan cabai se-Kota Gorontalo. Berkat program ini juga, pada Ramdan dan Idul Fitri kemarin harga cabai tetap stabil. 

"Langkah-langkah seperti itu, Alhamdulilah inflasi bisa teratasi," tandasnya. (*/Adv)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved