Kasus Vina Cirebon
Farhat Abbas Beri Tanggapan soal Gelagat Pegi, Kenapa Lari Kalau Tak Membunuh
Banyak pihak yang terus memberikan tanggapan terkait status Pegi. Farhat Abbas, pengacara kondang salah satunya. Ia turut memberi komentar.
TRIBUNGORONTALO.COM - Farhat Abbas, ikut mengamati dan memberikan tanggapan terkait kasus pembunuhan Vina di Cirebon.
Diketahui, belakangan ini, tengah ramai diperbincangkan penyidikan pelaku kasus pembunuhan Vina di Cirebon.
Pegi Setiawan adalah nama yang sudah ditetapkan menjadi tersangka.
Meski begitu, kabar simpang siur kebenaran apakah Pegi sebagai salah stau pelaku pembunuhan dan rudapaksa almarhum Vina, masih terus mencuat.
Banyak pihak yang terus memberikan tanggapan terkait status Pegi.
Farhat Abbas, pengacara kondang salah satunya. Ia turut memberi komentar.
Ia menyatakan bahwa tidak akan membantu Pegi apabila diminta membela tersangka pelakau pembunuhan Vina tersebut.
"Saya gak akan mau jika ada yang meminta membantu Pegi, saya gak mau bantu pembunuh," jelasnya dilihat TribunnewsBogor.com dari tayangan Intens Investigasi, Selasa (28/7/2024).
Farhat Abbas pun mempertanyakan alasan Pegi Setiawan menghilang selama delapan tahun.
"Kalau dia tak membunuh, kenapa mereka lari? Kenapa mereka sembunyi?," bebernya.
Mengenai indikasi adanya dugaan orang hebat yang membekingi agar kasus pembunuhan Vina Cirebon tak terungkap, Farhat Abbas menampiknya.
"Tidak ada yang kebal hukum, dia yang berani berbuat dia harus tanggung jawab. di Hukum seberat-beratnya," paparnya.
Farhat Abbas saat memberikan keterangan kepada awak media.
Diketahui pernyataan Pegi Setiawan dalam acara Polda Jawa Barat yang merilis tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon mendapat perhatian publik.
Dalam pernyataan yang diungkapkan, Pegi Setiawan menggelengkan kepala saat Polda Jawa Barat membacakan runutan kronologi yang meneyebabkan Vina dan Eky tewas pada tahun 2016 silam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pegi-Perong-terduga-pelaku-kasus-pembunuhan-Vina-dan-Eki-di-Cirebon-delapan-tahun-silam.jpg)