Berita Viral
Begini Cara Polisi Evakuasi Mayat yang Ditemukan di dalam Toren Air, Pondok Aren Tangsel
Setelah ditemukan, mayat itu segera dievakuasi. Namun, rupanya polisi kesulitan mengevakuasi mayat tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mayat-ditemukan-di-dalam-toren-air-Tangerang-Selatan.jpg)
Sejumlah warga memadati lokasi penemuan mayat bertato dalam toren air di Gang Samid Sian RT 003 RW 01, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Senin (27/5/2025).
Berdasarkan pantauan lokasi dilansir live Faceboon Tribuntangerang.com, nampak warga berkerumun di sekitar lokasi.
Sementara beberapa petugas kepolisian yang sudah tiba di lokasi pun langsung melakukan pemeriksaan terkait penemuan mayat tanpa identitas itu.
Petugas juga telah berhasil mengevakuasi mayat tersebut yang sempat ditemukan dalam toren air.
Mayat tersebut langsung di masukan ke dalam kantong jenazah dan dibawa menggunakan ambulans.
Beberapa warga sekitar nampak tidak tahan dengan bau menyenggat saat mayat tanpa identitas itu di evakuasi.
Hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penemuan mayat dalam toren air di Tangerang Selatan itu. '
Namun salah satu warga mengungkapkan jika penemuan mayat dalam toren ditemukan sekitar pukul 18.30 WIB.
Mulanya warga curiga dengan bau menyengat yang berada di sekitar lokasi. Warga sempat curiga jika bau itu berasal dari bangkai hewan.
"Awal mula curiga air bau, berbusa, yang pasti bau banget, pagi, siang disuruh nengokin toren," kata Trisno salah satu warga di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Senin (27/5/2024).
Lantas warga pun akhirnya mengecek langsung isi dalam toren air tersebut.
Mendadak warga pun kaget sebab saat dilihat bukan bangkai hewan, melainkan sosok mayat bertato.
"Saya puter saya curiga karena itu bukan bangkai yang saya curigai, saya langsung turun bukan bangkai cicak, ada tato, keliatan kuping," ucap Trisno.
Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul Polisi Terpaksa Gergaji Toren Air untuk Mengeluarkan Mayat yang Sudah Membengkak.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joseph Wesly