Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Viral

Kronologi Balita Tersiram Minyak Panas di Jogja, Alami Luka Bakar 64 Persen

Dalam video beredar di media sosial, tampak peralatan masak milik penjual gorengan berserakan di tanah.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kronologi Balita Tersiram Minyak Panas di Jogja, Alami Luka Bakar 64 Persen
X (twitter)
Kondisi Bocah 3 Tahun Tersiram Minyak Panas di Jogja, Sebelumnya Tarik Gas Motor Sang Ayah 

Lebih lanjut, Basungkowo menjelaskan, pemindahan A ke RSUP Sardjito masih menunggu ketersediaan ruang ICU di rumah sakit tersebut.

Kesal Dengar Suara Tangisan, Ayah Banting Bayi

Firdaus (18) menganiaya bayinya hingga tewas.

Bayi berusia 1,5 tahun itu dibanting oleh sang ayah.

Insiden itu diketahui setelah Septi (17) sang ibu melihat luka lebam pada bayi tersebut.

Pasalnya, alasan ayah kandung menganiaya bayinya hanya gara-gara risih mendengar suara tangisan.

Firdaus kesal karena si anak terus menangis saat ia menggendongnya, dimana saat itu ia dan istrinya baru saja memgambil yang dititipkan pada neneknya.

“Sesampainya di rumah korban digendong oleh bapaknya dan diantar ke dalam kamar tidak lama kemudian anak tersebut menangis dan bapak dari anak tersebut kesal,” kata Kapolsek Lintang Kanan, Iptu S Silalahi membenarkan kejadian tersebut.

Melihat hal tersebut ibu dari bayi 1,5 bulan meminta untuk mengendong anaknya akan tetapi pelaku menolak.

“Tidak dikasih oleh suaminya lalu ibu dari anak tersebut marah dan langsung ditampar oleh suaminya,” jelasnya.

Usai ditampar oleh samg suami ibu korban pun langsung meminta bantuan kepada masyarakat dan minta diantar ke rumah seseorang untuk meminta pertolongan agar anaknya segera diambil.

“Akan tetapi sesampai di rumahnya anak tersebut sudah lebam semua lalu langsung di larikan ke Puskesmas Muara Pinang tapi ditolak.

Adapun bayi usia 1,5 tahun itu telah dimakamkan oleh pihak keluarga ibunya pada kamis sore menjelang malam.

Sedangkan pelaku yang tidak lain adalah ayah kandungnya pada kamis malam sudah tertangkap

Dimana usai membanting anak kandungnya hingga tewas ia sempat kabur dan menyembunyikan diri.

“Pelaku sempat kabur ke kebun, setelah kita kejar bersama aparat desa dan warga akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan kini akan kita serahkan ke Satreskrim Polres Empat Lawang,” imbuhnya. (*)

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Sumber: TribunJatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved