Kasus Pelecehan Gorontalo
BREAKING NEWS: Amir Halid Akan Lepas Jabatan Rektor UNU Gorontalo usai Dituding Lecehkan Pegawai
Amir Halid akan mengundurkan diri dari jabatan Rektor UNU Gorontalo. Hal itu disampaikan langsung melalui Kuasa Hukum Amir, Rahmat Huwoyon.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rektor-UNU-Gorontalo-dilaporkan-ke-polisi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Amir Halid akan melepas jabatan Rektor UNU Gorontalo.
Hal itu disampaikan langsung melalui Kuasa Hukum Amir, Rahmat Huwoyon.
Rahmat menyebut saat ini Amir Halid tengah mempersiapkan berkas pengunduran diri dari jabatan Rektor.
"Bahwa klien kami saat ini sementara menyiapkan berkas pengunduran diri sebagai rektor UNUGo," kata Rahmat kepada wartawan saat konferensi pers, Rabu (1/5/2024).
Pria berkacamata itu menjelaskan, Amir Halid menitipkan pesan kepada rektor selanjutnya agar bekerja lebih baik dalam membangun UNU Gorontalo.
"Dan sekaligus menyampaikan harapan kepada rektor yang disiapkan oleh BP2UNU dan PWNU Gorontalo untuk diusulkan ke PBNU Pusat," jelasnya.
Tak hanya itu, Halid juga membantah sejumlah tudingan kasus pelecehan yang dialamatkan kepadanya.
Meski demikian, Amir Halid takkan melanjutkan tugasnya sebagai rektor.
Keputusan untuk mengundurkan diri merupakan langkah terakhir bagi Amir Halid dalam menyikapi semua permasalahan yang ada.
"Kami sudah bertukar pikiran dengan klien kami dan kami mengiyakan, kami menyarankan agar lebih fokus ke sini (proses hukum) agar tidak berdampak ke mahasiswa dan kampus," ucapnya.
Bantah Tudingan Pelecehan
Rektor UNU Gorontalo sebelumnya membantah tudingan pelecehan terhadap para pegawai kampus Unu Gorontalo.
Rahmat menyebut semua tuduhan tidak benar dan hanya kesalahanpahaman.
"Hal ini hanyalah sebuah kesalahpahaman yang terjadi di lingkungan kerja dan patut untuk diluruskan kebenarannya," papar Rahmat dalam konferensi pers pada Rabu (1/5/2024).
Ia berharap konflik diselesaikan secara kekeluargaan guna menjaga nama baik rektor dan kampus. Juga memperhatikan perasaan keluarga dari kedua belah pihak.