Goyang Vulgar
Biduan Bergoyang Vulgar Dipolisikan Komunitas Komedian Gorontalo
Laporan itu dilayangkan oleh Romi Hilala anggota Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Gorontalo, Sabtu (27/4/2024) malam.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-04-28_Roni-Hilala_PasSKI-Gorontalo_Biduan.jpg)
Padahal, saat itu penonton tidak hanya orang dewasa namun juga ada anak-anak.
Video tersebut diduga diambil di sebuah rumah warga saat malam hari yang digunakan sebagai tempat perayaan pernikahan.
Awalnya, video itu diunggah dan dianggap sebagai hiburan semata. Tetapi para penonton rupanya tidak setuju.
Video itupun diunggah ulang oleh netizen lainnya dan mengecam tindakan dua biduan tersebut.
Netizen Gorontalo mengkritik bahwa perilaku mereka tidak pantas dilakukan di acara resmi seperti pesta pernikahan, apalagi di hadapan anak-anak yang ikut menyaksikan.
Reaksi dari netizen pun tidak terelakkan. Banyak yang mengecam tindakan kedua biduan tersebut.
Netizen menyatakan bahwa mereka telah melanggar norma-norma sosial dan mengabaikan rasa hormat terhadap acara yang sedang berlangsung.
Beberapa netizen juga menyerukan tindakan tegas terhadap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Hingga berita ini dirilis, pihak yang bertanggung jawab atas acara tersebut belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden ini.
Namun, video tersebut terus menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet Gorontalo, menyoroti pentingnya menjaga etika dan norma-norma sosial dalam setiap acara publik. (*)