Human Interest Story
Sosok Indah Rahmat, Pengatur Lalu Lintas di Tugu Ketupat Gorontalo
Wanita 23 tahun ini adalah Petugas Dishub. Dengan sigap ia mengatur jalan arus lalu lintas (lantas) di Tugu Ketupat, Desa Yosonegoro, Kecamatan Limbot
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Indah-sosok-pengatur-lalu-lintas-Ketupat-Gorontalo-2024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Indah Rahmat bertopi hitam melawan terik matahari Rabu siang (17/4/2024).
Wanita 23 tahun ini adalah Petugas Dishub. Dengan sigap ia mengatur jalan arus lalu lintas (lantas) di Tugu Ketupat, Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.
Indah ditempatkan di sisi barat Tugu Ketupat, mengatur jalannya arus balik dari arah Bandara Djalaluddin Gorontalo ke arah Kecamatan Limboto dan Kota Gorontalo.
Kepada TribunGorontalo.com, ia mengaku mulai bertugas sejak pagi tadi, Rabu (17/4/2024).
"Sudah dari pagi di sini, sama-sama dengan mereka pihak kepolisian," ujarnya.
Meski terlihat anggun, namun sikap tegasnya terlihat saat mengarahkan pengendara yang mencoba menerobos palang barikade.
Padahal kata Indah, rekayasa arus lalu lintas sudah sangat jelas diterangkan oleh pihak kepolisian.
Meski sesekali harus berteduh dari panas, ia mengaku senang dengan dengan profesi yang ia jalani saat ini.
Perempuan kelahiran Limboto, Kabupaten Gorontalo ini, bahkan merasa bilamana mengatur jalannya lantas adalah pekerjaan yang sangat mulia.
"Tahun lalu juga saya mengatur lantas di sini," timpalnya.
Indah menuturkan jika di tahun 2024, intensitas kendaraan jauh lebih padat dari tahun sebelumnya.
Tak hanya Indah, ada juga sejumlah petugas Dishub yang turut serta mengatur jalannya arus lantas.
Jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo mulai dipadati pengendara, Rabu (17/4/2024) pada pukul 09.30 Wita
Pantauan dilakukan TribunGorontalo.com di sentral Kampung Jawa, Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo Ratusan kendaraan dari arah Gorontalo menuju sentral Kampung Jawa mulai padat.
Kapolres Gorontalo AKBP Deddy Herman mengatakan suasana kepadatan tersebut belum terhitung puncak.
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Annisa Tungkagi, Eks Nakes Gorontalo Rintis Kedai Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|
| Sosok Abdul Gias Tomayahu, Penulis Muda Asal Leboto Gorontalo Peraih 4 Medali Emas Nasional 2025 |
|
|---|