Human Interest Story
Cerita Yones Patale yang Tetap jadi Pencari Kardus di Usia Senja Demi Keluarga
Dengan modal satu motor tua dan gerobak besar, Yones menjelajahi berbagai tempat, dari Rumah Sakit Bunda hingga ke belakang Citimall Gorontalo, untuk
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Yones-Patale-72-berjuang-cari-nafkah-meski-sudah-lansia.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Langit senja perlahan memerah, mengantarkan mentari ke peraduannya.
Di bawah naungan langit jingga itu, Yones Patale (72) masih setia dengan gerobaknya, memilah dan mengumpulkan kardus bekas dari tempat sampah.
Sudah 42 tahun lamanya, Yones menjalani profesi ini, sejak usianya baru 42 tahun.
Sebelumnya, ia bekerja sebagai bongkar muat dengan gaji Rp 35.000 per hari.
Baca juga: Cerita Rahmini Pengrajin Wadah Ketupat di Gorontalo, Kesulitan karena Harga Janur Kuning Naik
Namun, kondisi ekonomi yang sulit memaksanya untuk beralih mencari nafkah di jalanan.
"Kalau tidak mencari, tidak makan. Mata pencaharian lagi cuma ini. Saya tidak punya sawah atau warisan," ungkap Yones kepada TribunGorontalo.com, Selasa (16/4/2024).
Dengan modal satu motor tua dan gerobak besar, Yones menjelajahi berbagai tempat, dari Rumah Sakit Bunda hingga ke belakang Citimall Gorontalo, untuk mencari kardus yang masih layak jual.
Pendapatannya tidak menentu, kadang hanya Rp 25.000, tapi bisa mencapai Rp 50.000 per hari.
Meski terbilang kecil, Yones bersyukur, karena itu cukup untuk menghidupi istri dan seorang anaknya.
"Kadang saya merasa heran, orang tua seperti saya masih harus bekerja keras. Tetapi apa boleh buat, ini yang bisa saya lakukan," tuturnya dengan senyum penuh semangat.
Baca juga: Pj Gubernur dan Bupati Gorontalo Pukul Beduk Tanda Mulainya Perayaan Ketupat
Yones tak pernah mengeluh. Baginya, bekerja keras adalah kunci utama untuk bertahan hidup.
Ia tak ingin menjadi beban bagi keluarga, dan ingin terus berkontribusi semampunya.
Kisah Yones Patale adalah contoh inspiratif tentang kegigihan dan semangat pantang menyerah.
Di usia senja, ia masih terus berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, tanpa rasa malu dan putus asa.
Yones adalah bukti bahwa usia hanyalah angka, dan semangat pantang menyerahlah yang menentukan seberapa jauh kita bisa melangkah. (Magang)
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Annisa Tungkagi, Eks Nakes Gorontalo Rintis Kedai Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|