Sabtu, 7 Maret 2026

Viral Nasional

Penyebab Kebakaran Gudang Amunisi Kodam Jaya Diungkap Panglima TNI

Penyebab kebakaran gudang amunisi Kodam Jaya diungkap oleh Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Penyebab Kebakaran Gudang Amunisi Kodam Jaya Diungkap Panglima TNI
AFP/AFP/FRITZ MARKUS
Tangkapan layar video udara yang diperoleh dari Fritz Marcus yang diambil pada 30 Maret 2024 ini memperlihatkan pemandangan api yang membakar gudang amunisi militer di Bogor, Jawa Barat - Beberapa ledakan terjadi di gudang amunisi militer pada tanggal 30 Maret 2024, di pinggiran ibu kota Indonesia, Jakarta, kata tentara, dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. 

Saat itu, posisi gudang amunisi yang terbakar belum kondusif dan masih sering terjadi dentuman keras.

Menurut Sopian, proyektil yang ditemukan warga langsung diamankan petugas keamanan.

"Jadi itu kayak semacam baja dilapisin kuningan ada dratnya gitu. Sekarang (peluru) diamankan sama TNI tadi," imbuhnya.

Momen Buka Puasa Buyar

Pengakuan senada turut disampaikan warga bernama Suryadi.

Ia mengatakan, suara ledakan dahsyat terdengar saat warga tengah asyik menikmati menu buka puasa.

Akibat ledakan itu, warga berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri.

Surya turut panik begitu melihat kobaran api kian membara.

"Pas bedug magrib, pas saya selesai buka puasa, pertama awalnya kecil. Terus saya keluar udah terang, akhirnya saya kabur," kata Suryadi.

Kala itu, Suryadi benar-benar merasa ketakutan.

Ia berupaya menyelamatkan istri dan anak-anaknya dari kobaran api yang kian membara.

Bersama warga lainnya, Suryadi bergerak menjauh dari lokasi kebakaran.

"Panik banget, ramai banget di situ orang pada lari saya tinggalin juga pintu rumah masih kebuka," jelasnya.

Suryadi mengaku mendengar beberapa kali suara dentuman dari arah gudang peluru.

Ia dan warga lainnya untuk sementara mengungsi di rumah ketua RW setempat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved