Human Interest Story
Pengasuh Panti Lansia Griya Jannati Gorontalo Curhat tantangan Merawat Orang Tua
Diketahui, Panti Lansia yang bernama Griya Jannati itu dihuni oleh 17 lansia terlantar dan lainnya dititipkan oleh keluarganya.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Demsi-Ahmad-seorang-pengasuh-Panti-Lansia-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Seorang pengasuh di Griya Jannati Gorontalo menceritakan suka dukanya saat mengurus 17 orang lansia.
Diketahui, Panti Lansia yang bernama Griya Jannati itu dihuni oleh 17 lansia terlantar dan lainnya dititipkan oleh keluarganya.
Menurut Demsi Ahmad seorang pengasuh di tempat tersebut, bahwa lansia yang dititipkan oleh keluarganya itu karena keterbatasan ekonomi.
"Paling banyak lansia yang diantarkan oleh keluarganya itu karena sudah tak mampu mengurusnya dan keterbelakangan ekonomi," ujar Demsi saat ditemui pada Kamis (28/3/2024) malam hari.
Dari 17 lansia itu wanita yang paling banyak dengan jumlah 10 jiwa. Untuk prianya berjumlah 7 orang.
Kata Demsi, untuk menjaga para orang tua terlantar dan tak memiliki keluarga itu memiliki suka dukanya.
Suka dukanya adalah ia menganggap para lansia itu merupakan orang tuanya sendiri. Sehingga, ia mengurusnya dengan senang hati tanpa pamrih.
Demsi mengakui, terdapat beberapa lansia juga yang emosinya kadang tidak stabil. Namun, bagi para pengasuh, itu merupakan hal lumrah.
Pihaknya tetap tersenyum dan senang hati mengurus para lansia itu.
"Kalau kekerasan kami tidak pernah ya, karena kami mengasuh di sini ada SOP-nya. Tapi ketegasan kami tetap laksanakan," tuturnya.
Bahkan, terdapat salah satu lansia di tempat tersebut yang sudah tidak bisa berjalan. Hanya bisa terbaring di tempat tidurnya.
"Kebetulan ada satu klien kami yang sudah Bedridden (terbaring di tempat tidur). Seluruh kehidupannya kami urus, mulai dari mandi, ganti pakaian, makan hingga ganti popok kami tangani. Jadi seperti orang tua kami sendiri," ungkapnya.
Diketahui, pengasuh di Griya Jannati beranggotakan 8 orang. Enam khusus pengasuh, satu petugas kebersihan dan satunya lagi bagian keamanan.
Mulai pukul 08.00 Wita, para pengasuh itu sudah mulai mengurusi lansia Gorontalo sampai dengan 17.00 Wita.
Tiap harinya, di Griya Jannati memiliki program tersendiri. Mulai dari pengajian, olahraga, bimbingan sosial, dan pelatihan keterampilan.
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|