Senin, 9 Maret 2026

Kisah Kakek Ini Seperti Plot Film karena Tinggal di Bandara Selama 9 Bulan

Namun, tak seperti karakter Hanks yang terjebak di bandara karena perang sipil dan masalah paspor, Arnaldo memilih tinggal di ruang tunggu bandara kar

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kisah Kakek Ini Seperti Plot Film karena Tinggal di Bandara Selama 9 Bulan
Arnold
Seorang kakek yang tinggal di ruang check in bandara. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang kakek Italia berusia 83 tahun terpaksa tinggal di bandara selama sembilan bulan.

Kakek bernama Arnaldo itu melakukannya karena tak bisa lagi membayar sewa tempat tinggal akibat krisis biaya hidup.

Kisah Arnaldo ini mirip dengan film "The Terminal" yang dibintangi Tom Hanks.

Namun, tak seperti karakter Hanks yang terjebak di bandara karena perang sipil dan masalah paspor, Arnaldo memilih tinggal di ruang tunggu bandara karena tak sanggup membayar sewa.

Arnaldo pindah ke bandara Marconi di Bologna pada Juli 2023 lalu karena uang pensiunnya tak cukup untuk membayar sewa kontrakan.

Baca juga: Didemo Mahasiswa Gorontalo soal Politik Uang, Bawaslu Sebut itu Manipulatif

Sebelumnya, ia tinggal di Bastiglia, sebuah kota dekat Modena di Italia bagian utara.

Menurut situs properti setempat, harga sewa kamar single di Bastiglia sekitar €400 per bulan.

Arnaldo sempat tidur di luar untuk sementara waktu, namun cuaca buruk memaksanya mencari tempat berlindung.

Ia pun datang ke area check-in bandara dengan hanya membawa satu koper.

Arnaldo mengaku tak ingin merepotkan siapapun. kehadirannya kemudian diketahui oleh staf bandara yang mulai membawakannya makanan dan kopi.

Bahkan, seorang staf membelikannya kantung tidur dan penjual koran di bandara memberinya koran untuk dibaca setiap hari.

Media massa kemudian ramai memberitakan kondisi Arnaldo. Pihak berwenang setempat mengaku tak mengetahui kondisi kehidupan pria 83 tahun itu sampai mereka membaca laporan media.

Penasihat Kesejahteraan Bologna Luca Rizzo Nervo mengatakan ia menyesal pihak berwenang baru mengetahui kasus Arnaldo melalui media.

Baca juga: 8 Cara agar Doa Mustajab, Amalkan Ini Semoga Dikabulkan Allah SWT

Pemerintah kota Bologna kini telah mengambil tindakan dengan menyediakan akomodasi hotel untuk Arnaldo sementara mereka mencarikannya tempat tinggal baru.

Kisah Arnaldo yang mengharukan ini menarik perhatian banyak orang Italia.

Selain Arnaldo, krisis biaya hidup di Italia juga berdampak pada banyak penduduk lainnya.

Menurut Institut Statistik Nasional Italia, satu dari 12 orang di negara itu hidup dalam kemiskinan absolut.

Hal ini menyebabkan banyak orang menjadi tunawisma. Pada tahun 2023, angka tunawisma di Italia meningkat 6,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Krisis biaya hidup di Italia merupakan salah satu yang terburuk di Eropa Barat.

Menurut jajak pendapat YouGov 2022, 82 persen warga Italia tidak puas dengan cara pemerintah menangani krisis biaya hidup.

Jajak pendapat yang sama menemukan bahwa lebih dari sembilan dari sepuluh orang Italia harus mengurangi pengeluaran mereka atau berencana untuk melakukannya.

Bahkan, 41 persen warga Italia mengaku kesulitan membayar tagihan listrik.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved