Takmir Masjid Agung Mengaku Sering di-PHP Donatur Buka Puasa, Jemaah Terancam Bukber Air Putih

Sebelumnya, seorang warga Gorontalo dengan akun RP membagikan pengalamannya di media sosial mengenai menu buka puasa di Masjid Agung yang tidak sesuai

|
Penulis: Andika Machmud | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Masjid Agung Baiturrahim Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Takmirul Masjid Agung Baiturrahim Gorontalo, Romi Bakir, mengaku sering dikecewakan donatur.

Sebab menurutnya, beberapa kali danatur yang mestinya dijadwalkan tidak datang menyediakan buka puasa alias PHP.

Hal ini mengakibatkan jemaah terancam berbuka puasa dengan menu seadanya, bahkan air putih saja.

Sebelumnya, seorang warga Gorontalo dengan akun RP membagikan pengalamannya di media sosial mengenai menu buka puasa di Masjid Agung yang tidak sesuai ekspektasi.

RP menyebut menu tersebut jauh berbeda dengan masjid lain, karena dijadwalkan ada beberapa pejabat dan pengusaha yang akan memberikan buka puasa.

"Di jadwal ada 15 orang sponsor, tapi sampai berbuka tidak ada yang memberikan," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com.

Akibatnya, Romi harus mengeluarkan dana pribadinya untuk menyediakan menu buka puasa bagi para jemaah.

"Kita harus putar otak untuk beli kue, tetap dibacakan nama donatur sebagai pengingat," jelasnya.

Namun, hal ini justru menimbulkan kesalahpahaman di antara jemaah yang menganggap menu buka puasa tidak sesuai ekspektasi.

"Kalau kita tidak berpikir mungkin hanya air putih yang ada di situ," kata Romi.

Postingan Viral

Sebelumnya, sebuah unggahan facebook viral di Gorontalo. Ditulis oleh akun berinisial RP.

Unggahan berupa dua foto itu disertai caption yang maksudnya cukup tersirat.

Saat diakses, unggahan itu sepertinya diunggah Senin pagi (25/3/2024).

Berisi curhatan RP terkait menu takjil di masjid tersebut. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved