Berita Ekonomi
Update Harga Beras Lokal di Pasar Tradisional Marisa Gorontalo per Selasa 19 Maret 2024
Pada awal bulan Ramadan, harga beras lokal di Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo sempat naik.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Pada awal bulan Ramadan, harga beras lokal di Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo sempat naik.
Namun memasuki hari ketujuh ramadan, harga beras lokal mulai turun di pasar tradisional Marisa.
Menurut pedagang beras di pasar Tradisional Marisa, Umar Tangahu (53), harga beras sebelumnya mencapai Rp12.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp11.000 per kilogram.
Begitu pula dengan beras Makassar, harga turun dari Rp15.000 menjadi Rp13.500 per kilogram.
"Iya sekarang sudah sedikit turun harganya, beras di Harga Rp16.000 sudah tidak ada lagi," papar Umar.
Penurunan harga karena ketersediaan stok beras di Pohuwato yang kembali normal.
"Beras yang masuk sudah mulai banyak, sehingga harga agar sedikit turun," ucapnya.
Pendapat serupa dilontarkan Inar Hamzah. Pria berusia 25 tahun ini merasa lega dengan penurunan harga beras.
Menurutnya, penurunan harga beras memberikan dampak positif terhadapnya. Terutama dalam merencanakan belanja kebutuhan untuk berbuka puasa dan sahur.
"Ini kabar baik bagi kami. Dengan penurunan harga beras, kami merasa lebih lega dan mampu merencanakan pengeluaran untuk keperluan berbuka puasa dan sahur dengan lebih baik," pungkasnya.
Ia berharap, menjelang Ramadan harga beras akan turun sampaio Rp10.000.
"Semoga akan turun lagi menjelang lebaran. Karena kita tahu bersama, kebutuhan beras sangat banyak satu atau dua hari sebelum lebaran Idul Fitri," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Umar-Tangahu.jpg)