Pemilu 2024
Eks Danjen Kopassus Soenarko Minta KPU Hentikan Penghitungan Suara Pemilu 2024
Eks Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayjen (Purn) Soenarko meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menghentikan penghitungan suara Pemilu 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Soenarko-orasi-diaksi-tolak-pemilu-curang-yang-digelar-di-depan-KPU-RI-Senin-1832024.jpg)
Pada 12 September 2007, ia menjadi Komandan Jenderal Pasukan Khusus (Kopassus) ke-22.
Saat itu, Soenarko menggantikan Danjen Kopassus sebelumnya, yakni Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary.
Soenarko menjabat sampai 1 Juli 2008, lantas digantikan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo.
Usai jadi Danjen Kopassus, Soenarko dianugerahi jabatan tinggi lainnya.
Mayjen Soenarko menggantikan Pangdam Iskandar Muda sebelumnya, yakni Mayjen TNI Supiadin AS.
Pada 2009, tugas Soenarko sebagai Pangdam Iskandar Muda pun berakhir
Lalu, Soenarko menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) pada 2009, menggantikan Mayjen TNI Nartono.
Selang setahun, pada 2010, Soenarko digantikan oleh Mayjen TNI Siswondo.
Setelah karier militernya, Mayjen Soenarko pun terjun ke dunia politik.
Ia pernah menjadi anggota Partai Aceh (2012-2016).
Kemudian, bergabung bersama Partai Gerindra (2012-2016).
Lalu, Soenarko bergabung dengan Partai Nangroe Aceh, sejak 2017.
Pada Pilpres 2024 ini, Soenarko berada di kubu pasangan Anies-Muhaimin bersama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Letjen TNI (Purn) Sutiyoso.
Mereka memberikan dukungan saat mendatangi Pendopo Anies Baswedan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (6/10/2023).
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mantan Pangdam Iskandar Muda Ikut Aksi Demo di KPU RI: Kami Tidak Mau Dipimpin Kumpulan Penipu