Malaria Gorontalo

BREAKING NEWS Pasien Malaria di Kota Gorontalo Meninggal

Harson Ahudulu, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo mengatakan empat pasien tersebut bukanlah berasal dari Kota Gorontalo.

|
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
FreePIC
ILUSTRASI -- Sebanyak 4 orang di Kota Gorontalo meninggal karena kasus Malaria. 

"Air perasan daun jamblang memiliki senyawa racun," lanjutnya.

Yazmin meneliti rata-rata tingkat kematian nyamuk sebesar 94,8 persen dari konsentrasi 45 persen sari air daun keji beling dengan waktu selama 24 jam.

"Semakin tinggi konsentrasi perasan daun jamblang dengan waktu pengamatan yang semakin lama, maka semakin tinggi pula jumlah kematian nyamuk," jelasnya.

Cara membuat larutan daun jamblang ini cukup mudah, pertama mencuci bersih daun jamblang.

Lalu, daun jamblang yang telah dicuci tadi dikeringkan dan digunting tipis kemudian dimasukkan ke blender untuk dihaluskan.

Selanjutnya, hasil blender dari daun jamblang diperas agat keluar airnya.

Air perasan daun jamblang ini juga yanh digunakan sebagai inteksida alami pembunuh nyamuk malaria.

Rifka dan Yazmin pun berharap kepada instansi terkait untuk dapat mempromosikan dan mengembangkan penggunaan inteksida alami sebagai langkah awal pencegahan dan pemberantasan nyamuk anopheles penyebab malaria.

Selain itu juga dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi instansi terkait dalam program penanggulangan penyakit malaria.(*) 

Catatan Redaksi: Judul dan isi artikel ini telah diubah dari sebelumnya berjudul "4 Pasien Malaria di Kota Gorontalo Meninggal". Redaksi memohon maaf atas kesalahan data sebelumnya.
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved