Rumah Luis Kadir
Dapur Ambruk Dua Kali, Satu Keluarga di Desa Pulubala Gorontalo Mengungsi ke Rumah Tetangga
Kejadian ini menimpa keluarga Lius Kadir dan Nurhayati Liputo beserta dua anaknya pada Minggu (25/2) malam.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rumah-Lius-Kadir-terancam-tergerus-longsor-sungai-Desa-Pulubala.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sebuah rumah di Desa Pulubala, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, kembali mengalami ambruk di bagian dapur.
Kejadian ini menimpa keluarga Lius Kadir dan Nurhayati Liputo beserta dua anaknya pada Minggu (25/2) malam.
Ini merupakan kali kedua rumah mereka ambruk akibat longsor di bantaran sungai. Sebelumnya, insiden serupa terjadi pada Mei 2023.
Baca juga: Seorang Mantan Kades Pohuwato Timur Aniaya Warga, Diduga karena Tersinggung
"Untung saat kejadian tidak ada yang di rumah," kata Lius kepada TribunGorontalo.com, Selasa (27/2/2024).
Longsor kali ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dari dasar sungai. Tak hanya rumah Lius, tiga tetangganya juga terancam bahaya longsor susulan.
Menurut Lius, penyebab longsor adalah karena tergerusnya tanah di belakang rumahnya.
Bantaran sungai yang dulunya padat kini semakin terkikis, dan pohon-pohon besar pun roboh akibat arus sungai.
"Selain itu, ada proyek galian C di hulu sungai yang mungkin menjadi salah satu penyebabnya," ungkapnya.
Lius dan keluarganya kini mengungsi ke rumah tetangga, meskipun rumah tersebut juga rawan longsor.
Baca juga: Teman Pelaku Pencabulan Anak Kandung di Gorontalo: Diam-diam Tapi Kurang Ajar!
"Sebelumnya, kami sudah menyampaikan keluhan ini ke pemerintah kabupaten," kata Nurhayati, istri Lius.
"Namun, tanggul yang dibangun hanya tingginya tidak seberapa," kata dia.
Keluarga Lius berharap agar pemerintah dapat segera memberikan perhatian dan solusi permanen untuk mengatasi masalah ini.
Kondisi Rumah dan Dampak
Isi rumah Lius kini tinggal tersisa beberapa perabotan dan pakaian.
"Yang lain sudah saya evakuasi ke depan," kata Lius.