Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-724: Pasukan Zelensky Ditarik Besar-besaran dari Avdiivka

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-724, Sabtu (17/2/2024): Pasukan Zelensky secara besar-besaran ditarik dari Kota Avdiivka, Ukraina.

Penulis: Nina Y | Editor: Nina Yuniar
AFP/STR/UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SERVICE
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kedua kiri) di Kota Bucha, barat laut Ibu Kota Ukraina, Kyiv. Kondisi terkini perang Rusia vs Ukraina hari ke-724 pada Sabtu, 17 Februari 2024: Pasukan Zelensky ditarik secara besar-besaran dari Kota Avdiivka, Ukraina. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Ikuti perkembangan terbaru dalam perang antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina berikut ini yang hingga hari ini, Sabtu (17/2/2024) masih berlangsung.

Salah satu kabar terbaru dalam perang Rusia adalah pasukan Ukraina ditarik mundur secara besar-besaran dari Kota Avdiivka.

Berlangsung sejak 24 Februari 2022 lalu, invasi di Ukraina yang dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin ini telah berjalan selama 724 hari.

Seirimg perjalanannya, Rusia diketahui sejauh ini telah mencaplok 4 wilayah di Ukraina sekaligus antara lain Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-723: NATO Klaim Kurangnya Bantuan AS Pengaruhi Medan Perang

Konflik bersenjata yang terjadi di antara Rusia dengan Ukraina hingga saat ini masih terus berlanjut dan belum tampak akan berakhir.

Update Perang Rusia Vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut ini merupakan rangkuman peristiwa-peristiwa yang perlu diketahui pada hari ke-724 invasi Rusia di Ukraina:

- Pasukan Ukraina telah ditarik dari Kota Avdiivka di bagian timur untuk menghindari pengepungan, kata panglima militer Oleksandr Syrskyi, yang menandai perubahan terbesar di garis depan sejak pasukan Rusia merebut Bakhmut pada Mei tahun lalu.

Melalui Facebook pada hari Sabtu, Syrskyi mengatakan bahwa dia bertindak untuk “menjaga nyawa dan kesehatan prajurit”, menstabilkan situasi dan memindahkan pasukan ke garis pertahanan yang lebih menguntungkan.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-722: Serangan Drone Ledakkan Depot Minyak di Rusia

- Presiden Amerika Serikat Joe Biden memimpin gelombang kemarahan global atas kematian pemimpin oposisi dan aktivis pro-demokrasi Alexei Navalny di Rusia pada Jumat (16/2/2024), salah satu pengkritik Putin yang paling vokal, yang menjalani hukuman penjara yang lama di penjara Arktik koloni.

Biden menyalahkan kematian Navalny pada Putin “dan para premannya”.

Uni Eropa mengatakan Navalny “dibunuh secara perlahan” oleh rezim Putin dan akan dimintai pertanggungjawaban.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-721: Kabar Baik untuk Kyiv, Senat AS Akhirnya Setujui Bantuan

- Setidaknya sebanyak 73 pengunjuk rasa ditangkap saat acara peringatan dan perayaan kehidupan Navalny lainnya di sejumlah kota di Rusia, kata pengamat hak asasi manusia.

Para pelayat dan pengunjuk rasa juga berkumpul di beberapa kota di Eropa dan Amerika.

- Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan AS harus menahan diri sebelum menuduh negara tersebut menyebabkan kematian Navalny.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved