Rabu, 4 Maret 2026

Pemilu Pakistan Disebut Penuh Kecurangan, Militer Dianggap Pengendali Hasil?

Ia menyebut militer Pakistan ingin membawa kembali pemimpin tertinggi Pakistan Muslim League - Nawaz (PML-N), Nawaz Sharif.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pemilu Pakistan Disebut Penuh Kecurangan, Militer Dianggap Pengendali Hasil?
PTIofficial
Warga Pakistan antre memilih. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemilihan umum Pakistan yang digelar hari ini, Kamis (8/2/2024) menuai banyak kritik dari para ahli keamanan.

Mereka menilai pemilu ini hanyalah sandiwara militer yang hingga saat ini masih memegang kendali kekuasaan. 

Pakar pertahanan, Brigadir (Purn.) Anil Gupta, menyebut pemilu di Pakistan sebagai penipuan belaka.

Ia menyebut militer Pakistan ingin membawa kembali pemimpin tertinggi Pakistan Muslim League - Nawaz (PML-N), Nawaz Sharif.

"Mereka sudah mengambil keputusan. Mereka ingin membawa kembali Nawaz Sharif. Mereka telah memastikan tidak ada oposisi," kata Brigadir Gupta.

Apalagi saat ini katanya, seluruh pengurus partai terbesar di Pakistan, PTI, dipenjara. Hal yang mungkin terjadi kata dia,  Perdana Menteri Pakistan berikutnya adalah Nawaz Sharif. 

"Tetapi satu hal yang lebih berbahaya dalam pemilihan ini adalah Pakistan sekali lagi mencoba, militer sekali lagi mencoba untuk menjadikan organisasi teroris sebagai arus utama di sana," tambahnya.

Mantan Duta Besar India untuk Pakistan, Ajay Bisaria, yakin bahwa pemilu ini dicurangi dan hasilnya dapat diprediksi.

"Dari semua segi, pemilihan pada 8 Februari ini tidak hanya yang paling bisa diprediksi, tetapi juga yang paling dicurangi," katanya. 

Kata dia, militer dalam berbagai cara melakukan rekayasa pra-pemilu. Juga merekayasa pemilu dan pasca-pemilu untuk mendapatkan pemerintahan yang diinginkannya.

"Dikatakan bahwa kemungkinan akan menjadi pilihan Nawaz Sharif dan partainya PMLN, saya pikir itu adalah harapan yang tersebar luas, dan itu cukup akurat," kata Bisaria.

Pakar pertahanan Qamar Agha juga mengatakan bahwa dengan hubungan antara Angkatan Darat dan keluarga Sharif yang membaik, semuanya sudah ditentukan sebelumnya.

"Hasil pemilu ini sudah ditentukan sebelumnya, mulai dari siapa yang akan menjadi Perdana Menteri hingga berapa banyak kursi yang akan dimenangkan masing-masing partai," ucapnya.

Sebagai informasi, hubungan Nawaz Sharif dengan Angkatan Darat Pakistan telah membaik, keluarganya telah direhabilitasi, dan dia telah diampuni atas kejahatannya.

"Kekerasan secara rutin terjadi di Khyber Pakhtunkhwa dan Balochistan. Bahkan jika militer mengelola pemilihan ini, menjalankan pemerintahan akan menjadi tugas yang sangat sulit mengingat krisis ekonomi yang serius dan ketidakstabilan politik di negara ini," kata Agha.

Pakar pertahanan Sushant Sareen, berbicara tentang serangan yang terjadi selama proses pemilihan, mengatakan, ada ketakutan bahwa akan terjadi serangan terhadap proses pemilihan.

Faktanya, serangan sudah terjadi selama lebih dari seminggu sekarang. Dan ada serangan di kantor polisi. Lebih dari selusin polisi tewas.

Ada sejumlah serangan lain di tingkat yang lebih kecil terhadap kandidat di Balochistan.

"Ini sangat buruk. karena baik di daerah Baloch maupun daerah Pashtun, ada banyak perlawanan terhadap Pakistan di luar sana, dan orang-orang tidak mengidentifikasi diri mereka dengan pemilihan. Jadi, saya pikir ada gelombang kekerasan yang telah mengambil alih," katanya.

Dia mencatat bahwa telah terjadi serangan kecil yang luput dari perhatian banyak orang terhadap kandidat, kantor mereka, dan lainnya. Dia mengatakan bahwa ada beberapa spekulasi tentang apakah serangan ini dilakukan sebagai serangan bendera palsu oleh militer Pakistan.

Dia mengatakan bahwa beberapa serangan ini akan memastikan bahwa partisipasi di TPS rendah dan memungkinkan militer untuk memastikan bahwa pemungutan suara berjalan sesuai dengan keinginan mereka. (*)

++Artikel ini dioptimasi dari aninews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved