Sejaran dan Budaya Gorontalo
Gorontalo Bangun Rumah Adat, Direncanakan jadi Pusat Pelestarian Budaya
Bangunan megah itu dibangun di sudut simpang empat Jl John Ario Katili, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Desain-rumah-adat-yang-kini-dibangun-di-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Dewan Adat Gorontalo tengah membangun rumah adat.
Bangunan megah itu posisinya di sudut simpang empat Jl John Ario Katili, Kota Gorontalo.
Informasinya, rumah adat ini akan jadi kantor Dewan Adat Gorontalo.
Hal itu diungkapkan Alim Niode, Ketua Harian Dewan Adat Gorontalo.
Nantinya kata Alim, rumah adat ini jadi lokasi penyelenggaraan aktivitas adat.
Baca juga: Rumah Tua BJ Habibie Akan Ditetapkan Jadi Cagar Budaya Gorontalo, Realisasi Tahun 2024
Juga akan jadi aktivitas-aktivitas adat, termasuk pelestarian dan pengembangan budaya Gorontalo.
Aktivitas di rumah ada itu bertujuan untuk mewujudkan masyarakat beradab.
Diketahui, rumah ada ini didesain oleh Abdulah Tauhid Gobel.
Bentuknya sesuai dengan 'makuta' atau mahkota raja di Gorontalo.
Makna dari bentuk rumah adat tersebut yaitu menjunjung tinggi adat yang telah diwariskan para leluhur Gorontalo.
Rumah adat tersebut dibangun bulan September 2023. Direncanakan rampung sebelum Idul Fitri tiba.
Baca juga: Danau Perintis Gorontalo yang Kini Tampil Beda, Ada Kapal Tembaga dan Rumah Ala Eropa
Walau belum seratus persen rampung, rumah adat ini akan digunakan untuk perayaan milad ke-11 Dewan Adat Gorontalo.
"Dewan Adat Gorontalo akan menyelenggarakan milad ke-11, bertempat di gedung ini. Meski belum rampung seratus persen," kata Alim Niode kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (3/2/2024).
Alim Niode juga menambahkan kalau dana pembangunan gedung tersebut bersumber dari dana pribadi Abdulah Tauhid Gobel selaku Pimpinan Utama Dewan Adat Gorontalo.
"Beliau adalah Pimpinan Utama dalam struktur Dewan Adat Gorontalo," pungkas Alim.