Pemilu 2024
Jelang Pemilu 2024, 50 Pemilih Pemula Kota Gorontalo Terima Pendidikan Politik dari Bawaslu
Sebanyak 50 pemilih pemula di Kota Gorontalo menerima pendidikan politik dari Bawaslu Kota Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pemilih-pemula-Kota-Gorontalo-menerima-pendidikan-politik.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebanyak 50 pemilih pemula di Kota Gorontalo menerima pendidikan politik dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Gorontalo.
"Ini hanya dari dua kecamatan saja, Kecamatan Kota Barat dan Kecamatan Dungingi," ujar Sukrin Saleh Taib, Ketua Bawaslu Kota Gorontalo kepada TribunGorontalo.com, Minggu (4/2/2024).
Sukrin menuturkan, saat ini masih banyak anak-anak wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kota Gorontalo tapi belum melakukan perekaman.
"Sehingga pada kesempatan ini juga kita turut menghadirkan pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Gorontalo," imbuh Sukrin.
Sosialisasi pengawasan parsitipatif, lanjut Sukrin, bentuk edukasi kepada pemilih pemula jelang kontestasi pemilu 2024 yang akan digelar beberapa hari lagi.
Baca juga: Pengamat Politik Gorontalo Ungkap Alasan Pelanggaran Pemilu Kebanyakan dari Pemegang Kekuasaan
(Foto: TRIBUNGORONTALO.COM/HERJIANTO)
Pendidikan politik ini digelar di Hotel Yulia Kota Gorontalo. Dihadiri PPS, PPK dan masing-masing kecamatan se-Kota Gorontalo.
"Memaksimalkan sisa waktu ini kita juga mungkin akan melakukan perekaman E-KTP bagi semua peserta yang ikut pada kegiatan ini," ungkapnya.
Berdasarkan pengakuan dari beberapa peserta, terungkap bahwa ada pemilih pemula yang sudah berusia 20 tahun belum mengantongi E-KTP.
"Dengan metode ini, semoga kedepan angka partisipasi dan persentase pemilih pemula di Kota Gorontalo akan meningkat," tutupnya.
