Perempuan Inspiratif Gorontalo
Sosok Aura Felita Maharani, Finalis Lomba Debat Bahasa Indonesia Nasional Asal Gorontalo
Siswa Kelas III Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Gorontalo itu telah menorehkan segudang prestasi di usianya yang ke-17 tahun.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Aura-Felita-Maharani-Mopangga.jpg)
Karena ketertarikannya pada public speaking, aura mengaku ingin mengembangkan bakat dan hobinya di perguruan tinggi.
Ia ingin masuk Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Gadjah Mada (UGM).
"Diri ini ingin sekali jadi anak Ilkom di UGM, ingin terjun ke dunia entertainment biar jadi orang sukses. Bisa kaya dan membahagiakan diri sendiri juga keluarga," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (26/1/2024)
"Aura juga ingin menjadi motivator. Aura mau jadi seperti Najwa Shihab," tambahnya
Tak hanya itu, Aura juga juga memiliki motivasi untuk mengharumkan Provinsi Gorontalo di kancah nasional dan internasional.
"Saya ingin menjadi satu bagian dari sekian banyaknya anak Gorontalo, yang berprestasi untuk mengharumkan daerah Gorontalo," ucapnya.
Ia juga menjelaskan mengikuti berbagai kegiatan untuk mengatasi insecure yang sering dialami generasi muda.
Menurutnya, siapapun yang memiliki kekurangan fisik, bakatnya harus terus dikembangkan demi masa depan.
"Tak jarang seringkali saya mendapat beberapa perkataan dan pertanyaan yang menyinggung fisik saya," ujarnya.
Namun ia tidak patah semangat hanya karena perkataan orang lain, Aura membuktikan diri dengan prestasi yang terus ditorehkan setiap tahunnya.
"Motivasi utama saya yaitu karena ini membanggakan kedua orang tua, dengan menghadiahkan mereka tangis bahagia atas pencapaian yang saya raih," tuturnya.
Baca juga: Sosok Hindun Hulopi, Anak Nelayan yang Mewakili Gorontalo di Ajang Puteri Indonesia 2024
(Foto: Dokumen pribadi)
Selain itu, Aura juga menyuarakan persoalan ketidaksetaraan gender yang menimpa perempuan Indonesia.
Baginya pola pikir yang salah harus dihilangkan, karena perempuan saat ini bisa setara dengan laki-laki bahkan mungkin lebih.
"Itulah kenapa pentingnya perempuan harus memiliki kemauan untuk menuntut ilmu yang tinggi. Jangan mau direndahkan oleh laki-laki. Kita harus tunjukkan kalau kita adalah perempuan yang punya value," tegasnya.
