Polisi Pukul Mahasiswa
Kabar Penganiayaan Mahasiswa Oleh Oknum Polisi Gorontalo, Kini Diselidiki Ditreskrimum
Kasus penganiayaan terhadap mahasiswa kini ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kaur-Penum-Polda-Gorontalo-Kompol-Heny-Rahayu121.jpg)
Tak lama berselang, sejumlah pelaku tanpa basa-basi langsung melayangkan pukulan ke arah wajahnya.
Di antara para pelaku itu termasuk oknum polisi berinisial H.
"Mereka itu menganiaya saya, kira-kira sekitar lima menitan," kata Zul.
Zul sempat khawatir dirinya nyaris meninggal di lokasi kejadian.
"Si polisi ini sudah ambil sekop pasir yang rencananya akan digunakan untuk menganiaya saya lagi," terangnya.
Kalah jumlah dan postur tubuh kecil, Zul kabur menyelamatkan diri.
"Saya lari, dan motor saya tinggal," timpal Zul.
Keesekoan paginya, Zul kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Gorontalo.
Ia kemudian divisum.
Akibat dari pengeroyokan itu, Zul mengaku menderita luka dan lebam di kepala bagian belakang, telinga, leher dan rahangnya.