Pemkot Gorontalo
Wali Kota Marten Taha Apresiasi Hasil Kerajinan Tangan Siswa SMPN 2 Kota Gorontalo
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengapresiasi hasil kerajinan tangan para siswa SMPN 2 Kota Gorontalo, Kamis (25/1/2024).
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Nurhalisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-Marten-Taha-999900.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengapresiasi hasil kerajinan tangan para siswa SMPN 2 Kota Gorontalo, Kamis (25/1/2024).
Beberapa hasil kerajinan tangan dari para siswa itu dipamerkan di aula SMPN 2 Kota Gorontalo.
Kerajinan yang dipamerkan itu berupa sketsa rumah dari stik es krim, tempat pensil dan tong sampah berbahan dasar plastik, goodie bag, hingga jajanan kue khas Gorontalo.
Diketahui, Wali Kota Gorontalo mengunjungi beberapa sekolahan itu untuk memantau proses belajar mengajar.
Tak hanya hasil kerajinan para siswa, bahkan Marten Taha juga turut disambut dengan pembelajaran tentang Muatan Lokal (Mulok).
Saat itu, pembelajaran muatan lokal yang diajarkan adalah Paiya Lo Hungo Lo Poli.
Sekadar informasi, Pa'iya lo hungo lo poli adalah satu ragam sastra lisan daerah yang berhubungan dengan pergaulan muda-mudi.
Syair-syairnya mengandung percintaan. Pa'iya lo hungo lo poli dibawakan oleh laki-laki dan perempuan, mereka saling melempar rayuan satu sama lain dalam bahasa Gorontalo.
Pa'iya lo hungo lo poli berasal dari daerah Gorontalo yang terdiri dari kata "paiya" artinya melempar; "lo" kata sambung; "poli" sejenis pohon yang buahnya ringan.
Buah poli yang ringan mengandung makna melempar kata dengan tidak saling menyakiti. Hal ini sesuai dengan filosofi hidup masyarakat Gorontalo yang menganut pola sopan santun dalam menyampaikan pendapat, nasehat bahkan kritikan.
Dengan sambutan pembelajaran ini, Marten turut mengapresiasi siswa siswa maupun guru yang mengajarkannya.
Sebab, bagi Marten, warisan bahasa Gorontalo perlu dijaga oleh generasi saat ini. Hingga, para guru harus mampu meneruskan bahasa ini terhadap para siswanya.
Dalam pemantauan belajar mengajar di beberapa sekolahan, Marten melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan di sekolah.
Baik dari peserta didik dalam menuntut ilmu, hingga para guru dalam menyiapkan strategi pembelajarannya.
"Lembaga pendidikan itu ditempatkan sebagai lembaga mendidik anak-anak untuk menjadi cerdas. Karakter dan kepribadian serta akhlak perlu juga," jelas Marten.
| 4 Bupati Disambut Hangat Wali Kota Adhan Dambea di Hari Kedua Idulfitri 1447 H |
|
|---|
| Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo Salat Idul Fitri di Lokasi Berbeda |
|
|---|
| Pemkot Gorontalo Siapkan 183 Titik Salat Idulfitri di Kota Gorontalo, Cek Lokasi Terdekat |
|
|---|
| Pawai Obor dan Kendaraan Warnai HUT ke-298 Kota Gorontalo, Jalan Nani Wartabone Dipadati Warga |
|
|---|
| Hasil Tonggeyamo di Rudis Wali Kota Gorontalo, Idulfitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026 |
|
|---|