Pemilu di Gorontalo

Cara Polisi dan KPU Bone Bolango Distribusikan Surat Suara ke Pelosok

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Polres Bone Bolango, Gorontalo telah menyiasati untuk distribusi surat suara ke pelosok daerah

|
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNGORONTALO/HUSNUPUHI
KPU Bone Bolango melakukan distribusi surat suara ke pelosok 

Sedikitnya 160 personel polisi Gorontalo akan mengamankan kampanye terbuka di 26 titik Kabupaten Bone Bolango.

Pengamanan tersebut guna menciptakan suasana kampanye terbuka berjalan lancar dan tertib.

Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhammad Alli mengatakan, 26 titik tersebut terbagi di 18 kecamatan dan masa kampanye terbuka dimulai dari 21 Januari hingga 10 Februari 2024.

Sekadar informasi, Kampanye terbuka merupakan suatu bentuk kampanye politik di mana para kandidat atau partai politik secara aktif berkomunikasi dengan publik, memberikan informasi tentang platform dan terlibat dalam diskusi terbuka. 

Seperti halnya di lapangan, atau di tempat terbuka lainnya yang tidak bersifat tertutup.

Tujuannya adalah meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam proses politik.

"Personel yang dikerahkan untuk kampanye terbuka ini dari Polres, BKO Dalmas Polda dan Brimob," ucap Alli saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/1/2024) sore hari.

Ia juga menjelaskan terkait pola pengamanan saat pemungutan suara pada 14 Februari mendatang.

Untuk pola pengamanannya dibagi menjadi tiga kriteria, yaitu kurang rawan, rawan, dan sangat rawan.
 
Masing-masing kriteria dijaga ketat oleh personel polisi dan ditambah 20 personel Linmas.

"Personel yang kami turunkan ini sesuai dengan kriteria tempat pemungutan suara," jelasnya.

Alli juga mengingatkan kepada seluruh pihak terlibat dalam kampanye, untuk tetap menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik. 

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terpengaruh dengan sebaran hoax ataupun isu-isu yang tersebar di media sosial.

Dia menganjurkan masyarakat untuk mengecek kembali isu yang bertebaran tersebut.

"Kami juga dari pihak kepolisian membuka ruang bagi masyarakat yang ingin bertanya, ini untuk mengetahui kebenaran apa yang disampaikan," tuntasnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved