Hari Patriotik Gorontalo
3 Lokasi Penting dalam Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Gorontalo
Gorontalo merupakan daerah yang lebih dahulu menyatakan kemerdekaan sebelum Indonesia.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Foto-Taman-Taruna-Remaja-berada-di-Pusat-Kota-Gorontalo-yyyyy.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Gorontalo merupakan daerah yang lebih dahulu menyatakan kemerdekaan sebelum Indonesia.
Kemerdekaan ini dipelopori oleh pahlawan nasional Nani Wartabone.
Nani Wartabone membacakan proklamasi di kantor pos pada 23 Januari 1942.
Dalam persiapan kemerdekaan, setidaknya ada tiga lokasi penting dalam sejarah proklamasi kemerdekaan Gorontalo.
Hal itu berdasarkan arsip Museum Purbakala Provinsi Gorontalo yang dikutip TribunGorontalo.com.
1. Kediaman Kusno Danupoyo
Kusno Danupoyo merupakan Wakil Ketua Komite 12, yakni wadah perjungan masyarakat Gorontalo.
Komite 12 dibentuk pada masa penjajahan Belanda, tepatnya Kamis malam, 15 Januari 1942 di kediaman Kusno Danupoyo.
Pembentukan Komite 12 dilakukan dalam rapat rahasia, sehingga pada saat ini keberadaan Kediaman Kusno Danupoyo belum diketahui secara pasti.
Berdasarkan pengakuan Merry (34) pemandu di Museum Purbakala Gorontalo, rumah yang diduga kediaman Kusno berada di Kelurahan Ipilo, Kota Gorontalo.
“Rumah Kusno Danupoyo saat ini belum jelas, ada dua rumah kemungkinan, tapi sama-sama di Ipilo,” ucap Merry kepada TribunGorontalo.com, Senin, (22/1/2024).
2. Halaman Kantor Pos dan Telegraf
Kantor Pos dan Telegraf sudah berganti nama menjadi Kantor Pos ini terletak di Jl Ahmad Yani, Limba U I, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Di halaman Kantor Pos ini, Nani Wartabone memproklamasikan kemerdekaan Gorontalo bersama anggota komite dua belas lainnya.
Dahulu di tempat ini bendera Belanda diturunkan dan disobek bagian warna birunya. Bendera yang tersisa warna merah putih itu lalu dinaikkan kembali.
Saat ini di halaman tersebut terdapat Prasasti Komite Dua Belas Patriotik 23 Januari 1942 berbentuk bambu kuning yang runcing.
Prasasti ini tidak begitu jelas jika dilihat dari jalan raya karena ditutupi kabel-kabel listrik.
Sekarang prasasti itu sudah banyak dikelilingi rumput liar. Juga sampah-sampah plastik bertebaran.
Baca juga: Kondisi Terkini Rujab Kantor Pos dan Telegraf, Saksi Bisu Proklamasi Kemerdekaan Gorontalo
3. Alun-alun Kota Gorontalo
Alun-alun Kota Gorontalo saat ini dikenal sebagai Taruna Remaja.
Di sinilah upacara kemerdekaan Gorontalo digelar. Di mana pengibaran bendera Merah Putih dan lagu Indonesia Raya dinyanyikan untuk pertama kalinya.
Peserta upacara saat itu berjumlah ribuan orangberasal dari wilayah Suwawa, Kabila, Tamalate, Kampung Bugis, hingga daerah Kota Gorontalo lainnya.
Taruna Remaja sekarang sudah jauh berbeda dari alun-alun sebelumnya.
Terdapat juga patung Nani Wartabone dan dua tank yang berada di sekelilingnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.