Selasa, 17 Maret 2026

Peristiwa Nasional

Wanita Bunuh Anak Usia 8 Tahun di Sulut Kepincut Emas yang Dipakai Korban hingga Bohongi Bupati

Wanita yang jadi pelakunya adalah tetangga korban. Tetapi yang bikin masyarakat shock, ia tega menggorok bocah tersebut. 

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Wanita Bunuh Anak Usia 8 Tahun di Sulut Kepincut Emas yang Dipakai Korban hingga Bohongi Bupati
FreePIC
Ilustrasi wanita dengan kalung emas -- seorang bocah di Sulut jadi korban pembunuhan oleh tetangganya yang kepincut barang emas yang dipakainya. 

TRIBUNGORONTALO.COM —  Pembunuhan anak usia 8 tahun di Desa Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara (Sulut) masih menyisakan kengerian di benak masyarakat. 

Wanita yang jadi pelakunya adalah tetangga korban. Tetapi yang bikin masyarakat shock, ia tega menggorok bocah tersebut. 

Terungkap, aksi keji pelaku ini lantaran kepincut dengan barang emas yang dipakai oleh bocah tersebut. 

Lantaran haus uang, hingga ia pun melihat barang emas yang dipakai korban sebagai pemuas dahaganya. 

Korban berusia 8 tahun dengan inisial TA itu awalnya hanya pamit menemui neneknya pada Kamis 18 Januari 2024. Pamit pukul 11.00 Wita, mestinya TA sudah kembali. 

Namun, beberapa jam ditunggu, rupanya TA tak kunjung kembali dari rumah neneknya. 

Ketika dikonfirmasi ke rumah neneknya, rupanya bocah itu tak ada di sana. Orangtuanya pun was-was. 

Setelah dicari ke mana-mana, bocah ini tak ketemu. Kabar dari mulut ke mulut pun berkembang cepat. Warga ikut membantu. 

Bahkan, demi memuluskan pencarian, upaya menyebarkan kabar di internet pun dilakukan. Foto dan kabar kehilangan itu disebarkan di platform Facebook. 

Lantaran tingginya kepedulian warga, bahkan sekelas Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto turun ke lokasi. 

Akhirnya sekitar pukul 19.00 WITA warga menemukan TA sudah tak bernyawa di perkebunan kelapa yang berjarak 300 meter dari desa Tutuyan III.

Orangtua TA histeris, terlebih TA meninggal dalam kondisi yang sangat menyedihkan. 

Setelah itu muncul pertanyaan, siapa orang yang tega menghabisi nyawa anak 8 tahun yang tak berdosa itu.

Setelah penemuan jenazah TA, polisi langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. 

Hilangnya perhiasan yang dipakai TA menjadi kunci untuk mencari siapa pembunuhnya.

Polisi bergegas memeriksa sejumlah toko emas yang berada di Jalan Trans Tutuyan. 

Berdasarkan rekaman CCTV didapatlah siapa pelaku pembunuhan itu.

Dan, pelakunya ternyata adalah orang terdekat korban. Sepasang suami istri yang tak lain adalah tetangganya sendiri. 

Bahkan pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga. 

Polisi mendapati emas tersebut dijual seharga Rp 3 juta rupiah dan uang tersebut sudah dibelikan handphone.

Polisi juga mengungkap identitas pria pembunuh TA berinisial MP sedangkan yang perempuan berinisial AM. 

Sebelum jenazah TA ditemukan, si perempuan AM ini sempat-sempatnya bersandiwara seolah-olah dirinya juga mencari keberadaan TA yang hilang.

AM dengan raut wajah sedih menceritakan di hadapan Bupati Boltim, jika dirinya sempat melihat TA pergi sekitar pukul 11.00 WIB. 

Untuk meyakinkan banyak orang, AM juga ikut memposting berita kehilangan TA ini di akun facebooknya. 

Sandiwara AM ini sempat dicurigai oleh Bupati Boltim, karena penjelasannya yang terbata-bata. Selain itu tercium bau amis dari tubuh AM.

Kini pasutri keji itu telah dibawa polisi ke Polres Boltim untuk mempertanggung jawabkan kekejiannya menghilangkan nyawa anak tak berdosa demi menguasai perhiasan sang anak. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved