Jumat, 6 Maret 2026

Menteri Jokowi Mundur

Berembus Isu 15 Menteri Andalan Jokowi Akan Mundur dari Kabinet, Ada Basuki dan Sri Mulyani

Menteri yang bakal mundur bahkan ada nama menteri andalan Jokowi yakini Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Berembus Isu 15 Menteri Andalan Jokowi Akan Mundur dari Kabinet, Ada Basuki dan Sri Mulyani
Kolase Tribunnews.com
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. 

Namun, keputusannya untuk menyelamatkan sektor perbankan melalui penyertaan modal kepada bank-bank terkemuka mendapat kritik di tingkat nasional.

Sri Mulyani kemudian kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Maju (era Presiden Jokowi) pada tahun 2016 dan terus menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menanggapi pandemi global COVID-19.

Kebijakan stimulus ekonomi dan bantuan sosial yang diinisiasi olehnya menjadi langkah kritis dalam mendukung masyarakat dan menghidupkan kembali perekonomian nasional.

Ia juga diganjar berbagai penghargaan di dunia keuangan, termasuk penghargaan "Best Minister in the World" oleh The Annual Meetings of the Boards of Governors of the World Bank Group dan International Monetary Fund (IMF) pada tahun 2006.

2. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Salah satu jajaran Menteri yang tidak berubah dari Kabinet Kerja 2014-2019 hingga periode dua saat ini adalah Basuki Hadimuljono.

Ia dipercaya untuk menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Basuki dikenal sebagai sosok yang gemar bercanda dan menteri paling nyentrik. Meskipun demikian, Basuki merupakan menteri profesional yang sejak awal karirnya berkiprah di Kementerian PUPR.

Sebelum menjadi Menteri, ia hampir 40 tahun berkiprah di Kementerian PUPR, Basuki telah tiga kali menjabat sebagai pejabat Eselon I, sebelum kemudian ditunjuk menjadi menteri pada Kabinet Kerja.

Pria kelahiran Solo 5 November 1954 ini adalah lulusan Teknik Geologi UGM.

Setelah lulus di UGM, ia memutuskan untuk berkarier sebagai PNS. Ia kemudian meneruskan pendidikan magister dan doctoral di Colorado University pada 1987-1992.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia memutuskan kembali ke Indonesia dan kala itu Basuki menjadi satu-satunya pegawai Kementerian PU lulusan S3.

Kariernya pun perlahan pasti menanjak hingga akhirnya menjadi dirjen pada usia 49 tahun.

Setelah berkarir sebagai PNS lebih dari 30 tahun, Basuki ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk memimpin Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Oktober 2014.

Dalam penugasannya sebagai menteri, Basuki mengaku menghabiskan hari kerjanya di kantor, istana, dan proyek.

Akhir pekan pun, menurut dia, kadang digunakan untuk meninjau proyek infrastruktur di luar Jakarta.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved