Sabtu, 14 Maret 2026

Pilpres 2024

Koalisi Anies-Ganjar Dinilai akan Jadi Kekuatan Dahsyat, Bisa Jadi Ancaman untuk Prabowo-Gibran?

Dinilai, jika wacana kubu Anies dan Ganjar benar-benar bersatu, akan menjelma menjadi kekuatan kuat yang merepresentasikan simbol persatuan.

Tayang:
Editor: Nandaocta
zoom-inlihat foto Koalisi Anies-Ganjar Dinilai akan Jadi Kekuatan Dahsyat, Bisa Jadi Ancaman untuk Prabowo-Gibran?
KOLASE TRIBUNGORONTALO
Capres Nomor 1 Anies Baswedan dan Capres Nomor 3 Ganjar Pranowo. Dinilai, jika wacana kubu Anies dan Ganjar benar-benar bersatu, akan menjelma menjadi kekuatan kuat yang merepresentasikan simbol persatuan. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Muncul wacana pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan berkoalisi di Pilpres 2024.

Wacana bergabungnya kubu Anies Baswedan dengan kubu Ganjar Pranowo, berhembus kuat pascadebat calon presiden (capres) pada 7 Januari 2024 lalu.

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo juga diketahui menunjukkan kedekatan dan kekompakan di berbagai kesempatan.

Baca juga: Kritik Gibran yang Cuti 3 Hari Berturut-turut, PDIP Solo Mau Lapor Bawaslu: Sudah Melanggar Sumpah

Mengenai wacana koalisi ini, pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyebut ada dua hal kemungkinan kubu Anies dan Ganjar bersatu di Pilpres 2024.

"Pertama, bukan tidak mungkin jika ada dua putaran dua kubu ini bisa saling berkoalisi karena sama-sama merasa senasib sepenanggungan ‘dimarjinalkan’ secara politik," ungkapnya, Selasa (16/1/2024).

Menurut Adi, jika wacana kubu Anies dan Ganjar benar-benar bersatu, akan menjelma menjadi kekuatan kuat yang merepresentasikan simbol persatuan.

"Di Pilpres misalnya, andai ada dua putaran, kubu 01 dan 03, kalau nyata akan menjadi kekuatan dahsyat."

"Begitupun ketika mereka menyatu di parlemen akan jadi kekuatan yang juga hebat," papar Adi Prayitno.

Kepentingannya Mirip

Sementara itu, pengamat politik Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin, menyebut secara psikologi bukan hal yang mengejutkan jika kubu Anies dan Ganjar bergabung.

Sebab, kata Ujang, paling tidak terdapat dua kondisi wacana itu menjadi kenyataan.

Baca juga: Kerap Disindir Prabowo, Anies Nilai Efek Gagal di Debat Capres: Kalau Berhasil Harusnya Tenang

Pertama, elektabilitas paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terus berada di puncak.

"Secara psikologi memang seperti itu, kenapa karena Prabowo-Gibran surveinya paling tinggi, dan mengalahkan pasangan 1 dan 3," ujarnya kepada Tribunnews.com, Selasa.

"Maka seandainya di putaran kedua mereka bergabung, maka itu sesuatu yang umum, bukan aneh."

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved