Breaking News
Minggu, 8 Maret 2026

Pilpres 2024

Sindir Prabowo soal Beli Alutsista Bekas, Jusuf Kala Nilai Terlalu Mahal: Pantas Harga Bekas Itu?

Jusuf Kalla (JK) memberikan sindirian kepada calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto soal pembeliaan alutsista bekas.

Tayang:
Editor: Nandaocta
zoom-inlihat foto Sindir Prabowo soal Beli Alutsista Bekas, Jusuf Kala Nilai Terlalu Mahal: Pantas Harga Bekas Itu?
Tribun Timur
Prabowo Subianto saat menyalami Jusuf Kalla. Terbaru, Jusuf Kalla (JK) memberikan sindirian kepada calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto soal pembeliaan alutsista bekas. 

Sebanyak delapan helikopter buatan Prancis, yakni Helikopter Angkut Berat H225M diserahkan kepada TNI AU pada awal Desember 2023 lalu di Lapangan Udara Atang Sanjaya, Bogor, Jawa Barat.

Indonesia lewat PT Dirgantara Indonesia bekerja sama dengan Airbus Helicopters untuk proses maintenance saat pembelian helikopter tersebut.

Dengan kerja sama itu, Prabowo berharap, Indonesia bisa mandiri membuat helikopter sendiri.

“Dimulai dengan kemampuan maintenance, pelan-pelan kita mau harus bisa dibuat di Indonesia, dan PTDI sudah sanggup."

"Beberapa bagian sudah dibangun di Indonesia, harapan kita kandungan lokal heli ini bisa 40 persen,” ujar Prabowo, Jumat (1/12/2023).

  • Rantis Maung

Pada Jul 2020, Kementerian Pertahanan juga membeli kendaraan taktis (rantis) maung dari PT. Pindad.

Pembelian tersebut diketahui atas dorongan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Lalu, sebanyak 500 rantis Maung itu dipesan setelah Presiden Jokowi meminta Prabowo membeli alutsista buatan dalam negeri.

Selanjutnya, pada 11-13 Januari 2021, sebanyak 40 unit Maung diserahkan Prabowo kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yang saat itu masih dijabat Jenderal TNI Andika Perkasa.

  • Radar Militer

Kemudian, pada April 2022, Kementerian Pertahanan juga memborong 13 unit sistem radar Ground Control Interception (GCqI) GM-403 dari Thales, Prancis.

Pembelian itu dilakukan lewat kontrak kerja sama yang ditandatangani oleh Direktur Utama Len, Bobby Rasyidin, dan SVP Latin America & Asia of Thales International SAS, Guy Bonassi, di Prancis.

Pengadaan 13 unit sistem radar GCI ini sebagai upaya pemerintah untuk memodernisasi dan memperkuat kemampuan pertahanan negara, serta alutsista TNI.

"Kontrak ditandatangani pada tanggal 20 April 2022 dan pengiriman dilakukan dalam waktu 48 bulan setelah tanggal efektif kontrak."

"Selain itu, periode garansi untuk sistem radar ini adalah 36 bulan," kata keterangan resmi Biro Humas Setjen Kemhan di laman kemhan.go.id pada Selasa (27/6/2023).

"Kementerian Pertahanan mengadakan kontrak pembelian dengan PT Len Industri (Persero) untuk memajukan industri pertahanan dalam negeri," sambung dia.

Kemudian, pada 12 Desember 2023, Prabowo mengatakan Kementerian Pertahanan mengungkap rencana pembelian 12 dari 25 radar baru untuk memperkuat pertahanan udara.

Dua belas radfar militer itu akan dibeli dari Ceko.

(Tribunnews.com/Rifqah/Pravitri Retno/Igman Ibrahim) (Wartakotalive.com/Valentino Verry)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sindiran JK ke Prabowo soal Beli Alutsista Bekas, Sebut Terlalu Mahal: Pantas Nggak Harga Itu?

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved