Senin, 16 Maret 2026

Pemprov Gorontalo

Pegawai Pemprov Gorontalo Nyambi jadi Dosen, Pj Gubernur Ismail Pakaya Keluarkan Larangan

Laporan ini berulang kali masuk ke pihaknya dan kini mulai jadi perhatian. Lantaran tak ingin hal ini menggangu kinerja para pegawai, ia pun segera be

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pegawai Pemprov Gorontalo Nyambi jadi Dosen, Pj Gubernur Ismail Pakaya Keluarkan Larangan
Freepic
Ilustrasi dosen. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya menerima laporan tentang pegawai pemerintah provinsi yang menyambi jadi dosen

Laporan ini berulang kali masuk ke pihaknya dan kini mulai jadi perhatian. Lantaran tak ingin hal ini menggangu kinerja para pegawai, ia pun segera bertindak. 

Melalui laporan tertulisnya, Ismail Pakaya mengaku telah meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyeriusi hal ini. 

Ia meminta membuat larangan pegawai Pemprov Gorontalo untuk menyambi jadi dosen di Perguruan Tinggi Swasta (PTS). 

Larangan ini semakin ditegaskan oleh Ismail, terutama karena ada potensi para pegawai ini tak produktif lantaran mengajar di jam kantor. 

Ia menyebut tugas tambahan itu bisa dilakukan selama tidak mengganggu jam kerja pegawai.

“Saya sudah minta kepala BKD untuk membuat edaran bahwa dilarang bpk ibu sekalian untuk ngajar di jam kantor,” tegas Ismail saat memimpin Apel Perdana Mengawali Tahun 2024 di halaman Museum Purbakala, Kota Gorontalo, Selasa (2/1/2024).

Ismail mengaku tidak ingin membatasi kompetensi pegawainya, namun rangkap kerja yang menggangu pekerjaan utama bukanlah hal tepat.

Terlebih laporan menyebut ada oknum pegawai yang justru berbuat “rusuh” di kampus.

“Kalau dosennya bagus saya suka, tapi yang masuk ke saya melapor untuk disuruh tarik. Jadi dosen di tempat mereka, tapi jadi perusuh. Sementara itu tidak ditugaskan ke sana. Bapak ibu yang punya kemampuan kompetensi mengajar, kalau mau mengajar, pilih saja. Mau jadi ASN Pemprov atau jadi dosen di luar., karena itu bukan tugas. Anda di gaji dari jam 8 sampai jam 4 di pemerintahan,” tegasnya.

Beberapa hal yang menjadi penekanan Ismail saat apel awal tahun yakni menyangkut disiplin aparatur.

Ia juga mengingatkan agar selalu menjaga netralitas pada Pemilu dan Pilkada tahun 2024. Ia berharap semua pencapaian baik di tahun lalu bisa ditingkatkan tahun ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved