Pemprov Gorontalo
Pegawai Pemprov Gorontalo Nyambi jadi Dosen, Pj Gubernur Ismail Pakaya Keluarkan Larangan
Laporan ini berulang kali masuk ke pihaknya dan kini mulai jadi perhatian. Lantaran tak ingin hal ini menggangu kinerja para pegawai, ia pun segera be
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/how-is-your-deals-group-people-business-conference-modern-classroom-daytime_146671-16408jpg.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya menerima laporan tentang pegawai pemerintah provinsi yang menyambi jadi dosen.
Laporan ini berulang kali masuk ke pihaknya dan kini mulai jadi perhatian. Lantaran tak ingin hal ini menggangu kinerja para pegawai, ia pun segera bertindak.
Melalui laporan tertulisnya, Ismail Pakaya mengaku telah meminta kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyeriusi hal ini.
Ia meminta membuat larangan pegawai Pemprov Gorontalo untuk menyambi jadi dosen di Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Larangan ini semakin ditegaskan oleh Ismail, terutama karena ada potensi para pegawai ini tak produktif lantaran mengajar di jam kantor.
Ia menyebut tugas tambahan itu bisa dilakukan selama tidak mengganggu jam kerja pegawai.
“Saya sudah minta kepala BKD untuk membuat edaran bahwa dilarang bpk ibu sekalian untuk ngajar di jam kantor,” tegas Ismail saat memimpin Apel Perdana Mengawali Tahun 2024 di halaman Museum Purbakala, Kota Gorontalo, Selasa (2/1/2024).
Ismail mengaku tidak ingin membatasi kompetensi pegawainya, namun rangkap kerja yang menggangu pekerjaan utama bukanlah hal tepat.
Terlebih laporan menyebut ada oknum pegawai yang justru berbuat “rusuh” di kampus.
“Kalau dosennya bagus saya suka, tapi yang masuk ke saya melapor untuk disuruh tarik. Jadi dosen di tempat mereka, tapi jadi perusuh. Sementara itu tidak ditugaskan ke sana. Bapak ibu yang punya kemampuan kompetensi mengajar, kalau mau mengajar, pilih saja. Mau jadi ASN Pemprov atau jadi dosen di luar., karena itu bukan tugas. Anda di gaji dari jam 8 sampai jam 4 di pemerintahan,” tegasnya.
Beberapa hal yang menjadi penekanan Ismail saat apel awal tahun yakni menyangkut disiplin aparatur.
Ia juga mengingatkan agar selalu menjaga netralitas pada Pemilu dan Pilkada tahun 2024. Ia berharap semua pencapaian baik di tahun lalu bisa ditingkatkan tahun ini.(*)
| Tak Dapat THR? Disnaker Gorontalo Buka Posko Pengaduan hingga Pasca Lebaran |
|
|---|
| Breaking News: Gubernur Gusnar Ismail Lantik 67 Pejabat Pemprov Gorontalo |
|
|---|
| Gusnar Ismail dan Rachmat Gobel Bahas Pembangunan Gorontalo, BBM hingga Pengembangan Ternak Sapi |
|
|---|
| Gubernur dan Kapolda Gorontalo Tinjau Gerakan Pangan Murah, Warga Senang Harga Sedikit Lebih Murah |
|
|---|
| Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di HLM TPAKD 2026 |
|
|---|