Miliarder Mendadak! Masdi Dapat Rp1,1 Miliar dari Penjualan Lahan Migas ke Pertamina

Dengan uang sebanyak itu, Masdi bercita-cita melihat anaknya bekerja di perusahaan migas tersebut.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunJatim
Masdi berharap anaknya bisa kerja di Pertamina usai ditemukan sumber migas di kampung. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Masdi (53), seorang warga Kampung Gubug, Desa Sukawijaya, Kabupaten Bekasi, baru-baru mendadak jadi miliader.

Ia ketiban rezeki lantaran tanah sawahnya mengandung sumber minyak dan gas (migas).

Karena itu, PT Pertamina pun membeli tanah pria ini senilai Rp1,1 miliar.

Dengan uang sebanyak itu, Masdi bercita-cita melihat anaknya bekerja di perusahaan migas tersebut.

Dalam keterangannya, Masdi menyampaikan kegembiraannya atas uang ganti rugi yang diterimanya.

Ia berharap ke depannya, PT Pertamina dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di wilayah tersebut, sehingga anaknya memiliki peluang untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Masdi menceritakan detik-detik penjualan sawahnya kepada PT Pertamina.

Informasi mengenai adanya sumber migas di lahan persawahan sudah diberikan kepada Masdi dan warga sekitar sejak 10 tahun lalu.

"Dikasih tahu bahwa di situ ada titik minyak, kapan dikeruk belum tahu waktu itu, baru dapat informasi ada pencarian minyak," ujar Masdi, mengutip Kompas.com.

Proses pengerukan dimulai sekitar tujuh bulan lalu setelah PT Pertamina membeli lahan sawah milik warga, termasuk milik Masdi.

Harga yang ditawarkan oleh Pertamina melebihi harga pasar, membawa keuntungan besar bagi Masdi.

"Punya saya sekitar setengah hektar, dibayarnya sekitar Rp230.000 per meter dikali 5.000 meter," ungkapnya.

Meski mendapat keuntungan finansial, Masdi mengakui adanya dampak dari proyek pengerukan migas tersebut.

Suara bising dan gangguan lainnya telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga setempat.

"Kalau ngebul sih terutama pengerukan ya itu ada sih. Tapi sudah biasa dan kalau berisik itu sudah pasti," paparnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved