Khotbah Jumat

Contoh Khotbah Jumat: Larangan Diskriminasi karena Beda Pilihan

Dewasa ini sudah memasuki momentum politik menjelang pesta demokrasi. Masyarakat mulai gencar menyebarkan opininya.

Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
Ilustrasi suasana khotbah Jumat 

TRIBUNGORONTALO.COM – Dewasa ini sudah memasuki momentum politik menjelang pesta demokrasi.

Masyarakat mulai gencar menyebarkan opininya tentang pasangan calon yang didukung mereka.

Bukan rahasia lagi bahwa masalah politik bisa memecah belah bangsa. Yang awalnya kawan menjadi lawan atau sebaliknya. Namun bagi rakyat Indonesia seyogyanya kita menjaga persatuan dan kesatuan sebagaimana tercantum dalam butir Pancasila.

Berikut contoh khutbah Jumat berjudul "Larangan Diskriminasi karena Beda Pilihan".

Khutbah I

  اَلْحَمْدُ للهِ حَمْداً يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَه، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِك. سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِك. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَه، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُه. خَيْرَ نَبِيٍّ أَرْسَلَه. أَرْسَلَهُ اللهُ إِلَى الْعَالَمِ كُلِّهِ بَشِيرْاً وَنَذِيْراً. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَاماً دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن. أَمَّا بَعْدُ فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ 

Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah, 

Pertama-tama, marilah kita bersyukur kepada Allah atas segala rahmat dan nikmat yang telah dianugerahkan kepada kita semua, sehingga kita semua bisa berkumpul untuk melaksanakan shalat Jumat bersama-sama. 

Kemudian tidak lupa, shalawat dan salam kita haturkan kepada baginda besar Nabi Muhammad saw yang syafa’atnya kita nanti-nantikan di hari akhir kelak. 

Pada siang yang penuh kemuliaan ini, khatib mengajak jamaah sekalian untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt. Takwa dengan menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. 

Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah, 

Di antara kenikmatan yang diberikan Allah swt kepada kita adalah kedamaian dan juga keutuhan berbangsa dan bernegara, serta tali persaudaraan yang erat hingga kita tidak mudah bermusuhan sebab adanya perbedaan. 

Termasuk memasuki tahun politik saat ini, di mana para calon presiden dan anggota legislatif telah memulai kampanye di berbagai daerah. 

Tentunya banyaknya pilihan ini akan membuat masyarakat condong ke berbagai pilihannya masing-masing. 

Setiap individu tentu punya alasan untuk memilih siapapun karena alasan apapun. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved