Pilpres 2024
Kala Anies Baswedan Janji Pecat Pejabat yang Punya Konflik Kepentingan jika Nanti Jadi Presiden
Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, memastikan bakal memberhentikan para pejabat yang memiliki konflik kepentingan dalam menjalankan tugasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kedatangan-capres-nomor-urut-1-Anies-Baswedan-di-Kota-Langsa-Provinsi-Aceh.jpg)
"Ini ordal ini fenomena yang terjadi di seluruh Indonesia. Mau nonton konser yang dapat tiket mudah ordal, pertandingan olahraga di kampung nanti aturannya bisa diganti kalau ada ordal, membentuk sepakbola kesebelasan nanti ada titipan anak siapa, ponakan siapa, masuk," ujar Anies di Islamic Center, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (15/12/2024).
Anies mengungkapkan orang-orang yang tidak berprestasi bisa mendapatkan jabatan akibat ordal.
Padahal, menurut Anies, Indonesia membutuhkan orang yang berprestasi pada berbagai posisi.
Baca juga: Meski Diserang Anies dan Ganjar saat Debat, Elektabilitas Prabowo Disebut Tak Berpengaruh
"Jadi fenomena ordal ini bukan satu, fenomena ordal ini ada dimana-mana. Jadi artinya apa sih yang terjadi? Ordal membuat orang tak berprestasi, mendapatkan posisi," kata Anies.
"Ordal membuat orang yang karena koneksi bisa dapat posisi sementara yang dibutuhkan di Indonesia adalah yang berprestasi yang mendapat posisi," tambah Anies.
Dirinya mengatakan budaya meritokrasi perlu dibangun di Indonesia untuk mencegah praktik ordal.
"Nah praktik seperti itu tidak pantas terjadi lagi dan harus dihentikan, dan harus dihentikan dari mana? Dari puncak, kalau dari puncak berhenti mempraktekkan, maka ke bawah mereka akan bilang negeri ini diatur memakai prestasi, memakai meritokrasi," pungkas Anies. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jika Menang Pilpres, Anies Janji Bakal Berhentikan para Pejabat yang Punya Konflik Kepentingan