Berita Provinsi Gorontalo
Pemprov Gorontalo Rutin Gelar Pasar Murah Setelah IPH Naik Posisi 8 di Indonesia Timur
Indeks Perkembangan Harga (IPH) pangan Provinsi Gorontalo menempati posisi ke delapan terbesar se Indonesia Timur atau luar pulau Jawa dan Sumatera.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Iwan-Sondakh-888.jpg)
Sekadar informasi, Badan Pusat Statitik (BPS) telah mencatatkan sebanyak 343 kabupaten kota di Indonesia mengalami kenaikan IPH di minggu pertama pada Desember 2023.
Komoditas cabai merah dan cabai rawit memiliki andil terbesar dalam kenaikan IPH.
Untuk kenaikan IPH tertinggi di luar pulau Jawa dan Sumatera, BPS mencatat bahwa daerah Minahasa, Sulawesi Utara yang paling tertinggi dengan presentase 7,21 persen.
Kemudian untuk peringkat kedua dan ketiga IPH tertinggi di luar Jawa dan Sumatera adalah Halmahera Selatan dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Sementara, Provinsi Gorontalo berada di posisi ke delapan dengan presentase 5,49 persen.
Adapun komoditas yang paling besar dalam angka kenaikan IPH di Provinsi Gorontalo meliputi cabai merah, cabai rawit, dan ayam pedaging. (*)