Kamis, 5 Maret 2026

Jatanras

Diduga Masalah Perselingkuhan, Seorang Suami di Marisa Gorontalo Tikam Istri hingga Tewas

Pelaku penikaman, FG alias Ferdi mengakui hal itu kepada polisi yang bertugas di Mapolres Pohuwato, Minggu (17/12/2023). 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Diduga Masalah Perselingkuhan, Seorang Suami di Marisa Gorontalo Tikam Istri hingga Tewas
TribunGorontalo.com
Ilustrasi Penikaman. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Peristiwa penikaman seorang istri oleh suaminya di Ibukota Pohuwato, Marisa, diduga dipicu oleh masalah perselingkuhan. 

Pelaku penikaman, FG alias Ferdi mengakui hal itu kepada polisi yang bertugas di Mapolres Pohuwato, Minggu (17/12/2023). 

Ferdi mengaku kesal kepada itrinya, Mita Dunggio. Wanita 22 tahun itu menurut penuturan Ferdi, diduga berselingkuh darinya. 

Hal inipun  yang memicu kemarahannya, hingga kemudian gelap mata menikam Mita bertubi-tubi hingga tewas. 

"Menurut keterangan pelaku, korban diduga selingkuh, sehingga pelaku cemburu dan sakit hati,” ujar Kasat Reskrim Polres Pohuwato, IPTU Faisal Ariyoga Anastasius Harianja usai melakukan pemeriksaan. 

Ferdi mengaku sebelum peristiwa berdarah itu, ia memeriksa ponsel korban. Rupanya, ia mendapati ada percakapan antara korban dengan pria lain. 

Menurut pengakuannya kepada polisi, pria itu tak ia kenal. Hal inipun membuatnya curiga dan menanyai korban dengan setengah introgasi. 

Korban entah apa alasannya, menolak memberitahu identitas pria tersebut. Hal inipun yang menguatkan tudingan Ferdi bahwa istrinya itu berselingkuh. 

Ferdi sebagai suami, mengaku kesal dan marah saat itu juga. Meski, saat itu kejadiannya di rumah mertuanya atau rumah orang tua korban. 

Keduanya pun cek-cok lantaran masalah itu. Sama-sama emosi, korban yang jadi ikut kesal, lantas meminta Ferdi pergi dari rumahnya. 

Bukannya keluar melalui pintu depan, Ferdi malah ke pintu belakang, dapur. Ia mengambil sebilah pisau yang biasanya digunakan mita dan keluarganya memasak. 

Dalam kondisi emosi, Ferdi lantas menyerang mita yang saat itu hanya dengan tangan kosong. Ia menyerang istrinya ini dengan sebilah pisau. 

Ia menusuk bagian dada kanan hingga perut korban. Darah bercucuran. Ferdi sempat melarikan diri usai melakukan itu. 

Sementara Mita, sekuat tenaga berteriak meminta pertolongan. Sayang, nyawanya tak tertolong lantaran luka yang begitu parah yang ia terima. 

Meski mengakui bahwa ia menghabisi nyawa istrinya karena sakit hati dan cemburu, polisi masih menggali motif lainnya. 

Polisi berusaha menemukan fakta lain. Terutama kondisi Ferdi saat melakukan penikaman terhadap wanita pujaannya ini. 

"Sedang ditelusuri apa ada motif lain pelaku sampai tega menghabisi istrinya itu. Selain itu, Soal apakah pelaku dalam pengaruh minuman keras saat membunuh korban juga masih kita dalami,” terang IPTU Faisal.

Selanjutnya... 

Halaman
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved