Berita Pohuwato
Keluarga Korban Tambang Minta Perhatian Pemerintah, Yamin Pakaya Ternyata Tokoh Adat Pohuwato
Cerita pilu keluarga Yamin Pakaya, korban meninggal di Tambang Ilegal Blok Alamotu, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Pohuwato, Gorontalo.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Cerita-pilu-keluarga-Yamin-Pakaya-7788.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO -- Cerita pilu keluarga Yamin Pakaya, korban meninggal di Tambang Ilegal Blok Alamotu, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Pohuwato, Gorontalo.
Diketahui, Yamin Pakaya ternyata seorang tokoh adat di Pohuwato. Yamin meninggal tertimbun longsor di Tambang Senin (20/11/2023)
Kini keluarga mengalami kesulitan biaya, mereka bahan tak mampu membiayai doa arwah Yamin Pakaya
Kabe Ayula (55) paman Yamin mengatakan, semasa hidup Yamin Pakaya merupakan tokoh atau pemangku adat di Kabupaten Pohuwato.
Yamin aktif sebagai penggerak dan relawan bala bantuan untuk pencarian korban hilang di Pohuwato.
"Yamin itu sudah 25 Tahun mengabdi sebgai pemangku adat bahkan sebagai relawan pencarian korban hilang sering turun membantu," katanya kepada Tribungorontalo.com, Kemarin, Senin (4/11/2023).
Sayang, setelah kepergian Yamin, keluarga tidak mendapat santunan dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato.
"Dipikir saja, Keponakan saya sudah 25 Tahun mengabdi untuk daerah tapi santunan dari pemerintah tidak ada kepada pihak kami," ujarnya.
Bahkan untuk doa arwah saja, warga harus kumpul uang santunan dari keluarga untuk membiayai semua keperluan.
"Kami kumpul-kumpul uang, setiap keluarga Rp 50 ribu untuk membeli beras dan kebutuhan doa arwah," ucapnya.
Yamin berasal dari keluarga tak mampu, mereka tidak bisa berbuat apa-apa untuk membiaya semua doa arwah sampai 100 dari Yamin.
"Kami pun hanya berasal dari keluarga apa adanya pak, dan kami jujur tidak bisa berbuat apa-apa untuk membiayai kebutuhan doa arwah dan lain sebagainya," ujarnya.
Dia berharap pengabdian Yamin di Kabupaten Pohuwato sebagai pemangku mendapat diperhatikan oleh pemerintah.
"Biar hanya bantu untuk doa arwah sampai 100 hari, apalagi beliau ini pemangku adat cukup lama di Kabupaten Pohuwato," tutupnya.
Yamin Tertimbun Longsor
Sebelumnya, Yamin Pakaya (55) tewas tertimbun longsor di Blok Alamotu, Senin (20/11/2023).