Berita Kota Gorontalo
Proyek Kanal Tanggidaa Gorontalo Terancam Tak Selesai, Dana PEN Bakal Dikembalikan
Proyek Kanal Tanggidaa Provinsi Gorontalo yang didanai dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terancam tak selesai sehingga dana PEN bakal dikembalikan
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tampak-pengerjaan-proyek-Kanal-Tanggidaa-Gorontalo-ttt.jpg)
Proyek Kanal Tanggidaa merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 dan memiliki pagu sebesar Rp 33 Miliar.
Pada LPSE, proyek ini tercatat dengan nama Pembangunan Kanal Banjir Tanggidaa dan dikerjakan oleh PT Multi Global Konstrindo , sebuah kontraktor yang bermarkas di Jalan Nuri No. 86 Makassar - Makassar (Kota), Sulawesi Selatan.
Tender Pembangunan Kanal Banjir Tanggidaa tercatat pada sejak 9 Januari 2022.
Kanal Banjir Tanggidaa memiliki panjang 1,7 KM. Kanal melintasi kelurahan Heledulaa Selatan, Heledulaa Utara dan Ipilo dengan anggaran Rp 33 miliar dari dana PEN.
Mestinya Kanal Tanggidaa dimulai Mei tahun 2022 dan harusnya berakhir 8 Desember 2022. Tetapi pekerjaan itu tidak selesai sampai pada tambahan waktu hingga 31 Desember. Pekerjaan itupun diperpanjang.
Melihat kontraktor yang masih bersedia melanjutkan progress pengerjaan Tanggidaa, maka PUPR memberikan perpanjangan waktu. Perpanjangan waktu itu mengacu pada tanda-tanda di lapangan di antaranya material yang tersedia, aktivitas pekerjanya, serta alatnya siap di lapangan.
Meski hingga September 2023 ini, belum diketahui berapa besar persentase pengerjaan proyeknya.
Dinas PUPR Provinsi belum bisa dikonfirmasi TribunGorontalo.com "Masih turun lapangan, pak," ucap pegawai PUPR Provinsi Gorontalo. (*)