Human Interest Story
Cerita Mohammad Fadly, Dulu Wartawan Kini Ketua KPU Kota Gorontalo
Cerita Mohammad Fadly, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo yang kini menjabat sebagai Ketua KPU Kota
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ketua-KPU-Kota-Gorontalo-Mohammad-Fadly-88999.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Cerita Mohammad Fadly, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo yang kini menjabat sebagai Ketua KPU Kota.
Siapa yang tahu, dulunya dia pernah menjadi seorang wartawan media nasional yang ada di Gorontalo.
"Dulu saya wartawan sekira dua tahun," ujarnya kepada TribunGorontalo.com.
Dirinya menjadi wartawan saat setelah lulus kuliah dan menjadi sarjana Hukum dari Universitas Ichsan Gorontalo pada 2012.
Di saat itu, kata Fadly dia sebenarnya kuliah di dua fakultas dan kampus yang berbeda.
"Saya sebenarnya mahasiswa hukum di Unisan dan juga mahasiswa di fakultas Teknik di UNG," akunya.
Namun, kata Fadly dirinya memilih untuk keluar dari fakultas Hukum Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada saat dirinya memasuki semester lima.
"Jadi saya kuliah di dua tempat, akhirnya ngalah. Nda sanggup untuk kuliah di dua tempat. Saya tinggalkan Teknik, saya lanjutkan hukum," cerita Fadly, warga Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.
Dirinya pun menjalani perkuliahan di Fakultas Hukum Unisan, setelah lulus barulah dia mendaftar menjadi wartawan pada 2013 akhir.
Fadly memilih keluar dari dunia jurnalistik pada tahun 2015 dan melanjutkan karirnya sebagai tenaga pemberdayaan pendamping desa selama empat tahun.
Pada tahun 2019 kata Fadly, ia menemukan ada lowongan pekerjaan rekrutmen KPU saat itu.
"Saya coba masuklah ikut KPU," jelasnya.
Dan pada saat itu, dia lolos menjadi anggota KPU untuk periode 2019-2024.
"Jadi jabatan saya berakhir di 2024 bulan Juni," lanjutnya.
Namun kata Fadly, anggota KPU bisa mencalonkan diri lagi untuk satu masa periode untuk ke jenjang yang lebih tinggi.