Rangkuman Kasus Ketua KPK Firli Bahuri Lakukan Pemerasan ke SYL: Foto Beredar hingga Kini Tersangka
Ketahui rangkuman perjalanan kasus Ketua KPK, Firli Bahuri lakukan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berikut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Firli-BahuriKOMPAScomKRISTIANTO-PURNOMO.jpg)
"Ada beberapa barang bukti yang kita lakukan penyitaan di spot penggeledahan di rumah Kertanegara nomor 46," ujar Ade kepada wartawan, Jumat (27/10/2023), dilansir TribunJakarta.com.
Ketika itu, Ade tidak merinci barang bukti apa saja yang disita dari upaya penggeledahan itu.
Ade hanya menyebutkan pihaknya masih mengumpulkan bukti untuk membuat terang perkara ini sekaligus mencari sosok tersangka.
"Semua spot yang dilakukan penggeledahan oleh penyidik ini semua dalam rangka mencari dan mengumpulkan bukti."
"Dan dengan bukti itu diharapkan tindak pidana korupsi yang saat ini sedang kita lakukan penyidikan bisa terang dan kemudian menemukan tersangkanya," jelas Ade.
Terbaru, Firli Bahuri menyebut polisi salah rumah saat akan menggeledah rumahnya.
Firli Bahuri mengatakan, tiga rumah menjadi sorotan publik karena dianggap rumahnya.
Hal ini disampaikan Firli Bahuri dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (20/11/2023).
6. Firli Bahuri Diperiksa
Berdasarkan catatan, Firli Bahuri sudah absen pemeriksaan beberapa kali.
Pertama, Firli absen pada Jumat (20/10/2023) lalu dengan alasan memerlukan waktu mempelajari materi pemeriksaan di kasus pemerasan SYL.
Kemudian, penyidik kembali menjadwalkan ulang dan melakukan pemeriksaan terhadap Firli di ruang riksa Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri pada Selasa (24/10/2023).
Firli kembali absen dalam pemeriksaan lanjutan pada Selasa (7/11/2023) dengan alasan mengikuti kegiatan roadshow antikorupsi di Aceh.
Setelahnya, penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Firli pada Selasa (14/11/2023), namun kembali tidak hadir dengan alasan diperiksa Dewas KPK yang nyatanya pemeriksaan ditunda.
Pada Kamis (16/11/2023), Firli Bahuri kembali dimintai keterangan tambahan soal kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK ke SYL.
Baca juga: Kata Ketua KPK Firli Bahuri soal Spanduk Dukungan Maju Pilpres 2024