Viral Lokal
Viral Siswi SD Gorontalo Temani Ibunya Tidur di Sel, Korban Terharu dan Pertimbangkan Cabut Laporan
Video viral anak perempuan anak menemani ibunya tidur di sel ditanggapi pihak korban.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-kegiatan-belajar-mengajar-di-SDN-13-Paguat-Kabupaten-Pohuwato.jpg)
Tidak terima putrinya dibilang pelakor, Sri mendatangi sekolah dan langsung memukul meja sekaligus membanting 4 meja sekaligus.
Merasa ada keributan, Nidya Mbuinga alias Rena sebagai guru pengajar di SDN itu, mendatangi kelas tersebut.
Rena meminta Sri berhenti. Ia juga meminta penjelasan atas keributan yang dibuat Sri di ruang kelas.
Tak terima ditegur, Sri pun langsung melampiaskan amarahnya kepada Rena yang saat itu berdiri di tengah kelas.
Saling adu mulut membuat Sri naik pitan dan langsung menjambak rambut Rena hingga terjatuh dan tersungkur di lantai.
Tak puas akan hal itu, Sri menyeret Rena sejauh 1 meter dan menempelkan kepalanya di atas meja untuk dibenturkan.
Beruntung sebelum dihantamkan ke meja, Rena berhasil menangkis menggunakan tangganya sehingga hamparan meja tidak langsung mengenai wajahnya.
Tidak hanya menjambak dan membanting, Rena juga digigit oleh Sri.
Pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Paguat, Kecamatan Paguat, Pohuwato, Gorontalo.
Kapolsek Paguat, IPTU Barthel Tamboto, menyampaikan saat ini kasus sudah masuk ke tahapan penyerahan berkas perkara ke kejaksaan.
"Sejak Senin kemarin dulu, kasus ini sudah ke tahap 1 dan telah dilimpahkan ke kejaksaan, saat ini si korban sudah di berikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) oleh kami," jelasnya.
Baca juga: Viral! Siswa SMP di Kendari Asyik Nonton Video Dewasa saat Pelajaran Agama
Anak Mariyah viral di Tik Tok
Melalui tayangan video, anak perempuan mendatangi ibunya yang mendekam di rutan tersebut. Bocah itu masih kelas 6 SD.
Menurut polisi yang bertugas, bocah itu sudah datang dua kali ke polsek yakni Jumat (17/11/2023) dan Selasa (21/11/2023).
Polisi jaga Briptu Muhamaad Yusriadi merekam kejadian itu lalu viral di media sosial TikTok sejak Senin (20/11/2023).