Kebakaran Gorontalo
SMAN 4 Gorontalo Terbakar, Butuh Rp1 M untuk Renovasi
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Hamid Kuna, mengatakan anggaran perbaikan gedung SMA 4 Gorontalo masih akan dibicarakan lagi bersama Sekretar
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Hamid-Kuna-anggota-DPRD-Provinsi-Gorontalo.jpg)
Penjelasan Polisi
Polresta Gorontalo Kota selidiki penyebab kebakaran yang melanda SMAN 4 Kota Gorontalo.
Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kompol Leonardo Widharta mengatakan pihaknya beserta tim Inafis baru melakukan penyelidikan terkait kronologi serta penyebab kebakaran.
"Kami Satreskrim Polresta Gorontalo Kota mendatangi sebuah TKP yang mana ada terjadi kebakaran yang terjadi pada Senin 20 November 2023 sekitar pukul 21.15 Wita,” kata Leo. Selasa 21/11/2023
Pihaknya baru melakukan olah TKP dikarenakan kondisi apa yang masih cukup besar pada saat itu serta menunggu pendinginan TKP yang mengalami kebakaran.
“Kita baru bisa melakukan olah TKP karena api juga baru padam sekitar jam 01.40 dini hari jadi sementara kita datang dari inafis untuk melakukan olah TKP” jelas Kasat Reskrim
pihaknya pun masih mengidentifikasi baik penyebab kebakaran serta sumber api yang menghanguskan sedikitnya 7 ruang di lantai dua.
“Kronologinya ibunya datang niat ke sekolah untuk isi absen sekolah lalu disusul dengan datangnya pak Wilson tetapi parkir kendaraan setelah dia parkir kendaraan dia melihat ada api itu berasal dari kelas 10 di lantai 2 posisinya berdekatan dengan kantin lalu pak Wilson bergegas untuk mencari apar dan memanggil warga sekitar untuk membantu memadamkan api,”beber Leonardo.
Pihaknya pun belum membeberkan terkait hasil olah TKP serta fakta-fakta dalam olah TKP “Untuk dugaan sementara kita belum bisa pastikan ini apakah karena arus pendek atau apa,” katanya.
Kronologi Kebakaran
Pada Senin malam, 20 November 2023, terjadi kebakaran di SMA 4 Gorontalo. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WITA.
Kronologi kejadian kebakaran tersebut sebagai berikut:
Pukul 21.00 WITA, penjaga sekolah, Wilson, datang ke sekolah.
Pukul 21.30 WITA, guru kelas, Lia, dan Delim Abas, datang ke sekolah untuk mengisi absensi.
Setelah masuk ke sekolah, Wilson melihat api yang mulai membesar di kantin sekolah.