Kebakaran Gorontalo

SMAN 4 Gorontalo Terbakar, Butuh Rp1 M untuk Renovasi

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Hamid Kuna, mengatakan anggaran perbaikan gedung SMA 4 Gorontalo masih akan dibicarakan lagi bersama Sekretar

Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Hamid Kuna anggota DPRD Provinsi Gorontalo saat meninjau gedung SMAN 4 Kota Gorontalo yang terbakar. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo --  Kebakaran yang menghanguskan enam ruang belajar di SMA 4 Gorontalo, Gorontalo, pada Senin (20/11/2023) malam, membutuhkan dana sekitar Rp1 miliar untuk renovasi.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Hamid Kuna, mengatakan anggaran perbaikan gedung SMA 4 Gorontalo masih akan dibicarakan lagi bersama Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo.

"Ini ada beberapa ruang kelas yang terbakar dan sesuai dengan perhitungan konsultan ini kurang lebih 1 miliyar perbaikannya," kata Hamid.

Menurut Hamid Kuna kebakaran yang terjadi di SMA 4 Gorontalo ini merupakan sebuah musibah yang menjadi perhatian masyarakat Gorontalo

"Ini musibah, jadi tidak ada yang menghendaki kejadian yang seperti ini," ujarnya.

Kata Hamid, anggaran perbaikan gedung SMA 4 Gorontalo ini masih akan dibicarakan lagi bersama Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo.

Proses belajar mengajar di SMA 4 Gorontalo masih tetap berjalan. Namun kata Hamid, dialihkan secara daring mengingat siswa akan mengikuti ujian Penilaian Akhir Semester ganjil pada awal Desember nanti.

"Yang penting mereka belajar krena akan memasuki ulangan semester ganjil," imbuhnya.

Syaiful Bialangi, kepala sekolah SMA 4 Gorontalo mengatakan dirinya belum bisa memastikan hingga kapan siswa-siswinya akan belajar dari rumah.

"Saya masih menunggu kepastian dari kepolisiab dan juga dinas terkait soal kelayakan penggunaan ruang kelas ini," ujarnya.

Dalam kunjungannya ke SMA 4 Gorontalo, Hamid Kuna mengatakan maksud kedatangannya di SMA 4 ini untuk mengecek kembali kepastian dari asal sumber api tersebut.

"Kita datang untuk mengecek kembali apakah kejadian ini sudah ada formasi yang jelas namun belum ada ini dari pihak kepolisian sumber dari api yang muncul," ujarnya.

Hingga ia datang, masih ada percikan-percikan api yang keluar dari beberapa puing-puing bekas kebarakan.

Karena itu, Hamid langsung menghubungi pemadam kebakaran untuk bisa menuntaskan tidak ada percikan api lagi yang muncul.

"Katanya masih ada api kelihatan makanya saya barusan telpon pemadam kebakaran untuk datang mengecek kembali sumber api yang belum tuntas dipadamkan dengan tepat," tutupnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved